Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Kupang Ingatkan Warga Pesisir Pantai Waspada Cuaca Ekstrem

📅 Minggu, 09 Apr 2023, 21:20 WIB | Oleh:
BMKG Kupang Ingatkan Warga Pesisir Pantai Waspada Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/Benny Jahang
Ket. Nelayan-nelayan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur memilih tidak melaut sebagai antisipasi adanya badai siklon tropis 98S yang memicu cuaca ekstrem.

KUPANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan warga di wilayah pesisir pantai Kecamatan Alak, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk lebih mempersiapkan diri sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap terjadinya cuaca ekstrem akibat adanya bibit siklon tropis 98S.

"Menyikapi adanya bibit siklon tropis 98S di Laut Timor yang mempengaruhi kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur termasuk di Kota Kupang, sehingga BMKG bersama BPBD melakukan sosialisasi kepada warga pesisir pantai seperti di Namosain terkait dampak cuaca ekstrem akibat adanya bibit siklon tropis 98S," kata Koordinator BMKG NTT Margiono, Minggu.

Sosialisasi dilakukan BMKG bersama BPBD Kota Kupang itu berlangsung di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak Kota Kupang.

Menurut Margiono, bibit siklon tropis 98S yang muncul di perairan Arafuru memberikan dampak hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan potensi tinggi gelombang laut yang meningkat di wilayah perairan NTT.



Berdasarkan analisis TCWC (tropical cyclone warning centre) BMKG Jakarta, potensi bibit siklon 98S ini untuk menjadi siklon tropis dalam 24-36 jam ke depan dalam kategori Tinggi.

"Koordinator BMKG Provinsi NTT beserta team-nya bersama BPBD Kota Kupang mengunjungi masyarakat dan warga di Namosain,Kecamatan Alak Kota Kupang untuk mensosialisasikan informasi BMKG terkait potensi cuaca ekstrem sebagai dampak terjadinya bibit siklon tropis 98S," kata Margioo.

Ia mengatakan dalam pertemuan bersama masyarakat Kelurahan Namosain pihak BPBD dan BMKG telah menghimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk lebih mempersiapkan diri sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa berdampak di lingkungan tersebut mengingat wilayah yang didatangi adalah wilayah pesisir pantai.

Menurut dia pertemuan tersebut sekaligus mengedukasi masyarakat di Kelurahan Namosain terkait informasi-informasi BMKG untuk meluruskan informasi yang sudah diterima masyarakat dari media sosial atau media lainnya yang sumbernya bukan dari BMKG.

"Hal ini juga sebagai bentuk edukasi yang bertujuan agak masyarakat tidak panik dengan berbagai informasi yang menyebar di media sosial karena informasi sebelumnya yang mereka terima adalah bibit siklon tropis 98S akan menjadi badai seroja jilid 2, padahal tidak demikian," kata Margiono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.