Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aleksander Ceferin Terpilih untuk Ketiga Kalinya Sebagai Presiden UEFA

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 22:18 WIB | Oleh:
Aleksander Ceferin Terpilih untuk Ketiga Kalinya Sebagai Presiden UEFA Doc: ANTARA/AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA
Ket. Aleksander Ceferin berpidato setelah kembali terpilih sebagai Presiden UEFA dalam sebuah Kongres Biasa UEFA ke-47 di Lisbon, Portugal pada 5 April 2023.

JAKARTA - Aleksander Ceferin kembali terpilih tanpa oposisi sebagai presiden Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) untuk ketiga kalinya hingga 2027 dalam sebuah Kongres UEFA ke-47 di Lisbon, Portugal, Rabu.

Pria asal Slovenia itu pertama kali terpilih sebagai presiden ketujuh UEFA pada 2016 setelah menggantikan legenda sepak bola Prancis, Michel Platini, yang dipaksa keluar karena melakukan pelanggaran etika.

"Saya ingin berterima kasih dari lubuk hati saya atas dukungan kalian. Ini sangat berarti bagi saya," kata pria berusia 55 tahun tersebut di Lisbon dalam sambutannya yang dikutip AFP.

"Sebuah kehormatan besar, tetapi juga tanggung jawab besar yang saya emban untuk kalian dan juga sepak bola," katanya melanjutkan.

Kongres UEFA berlangsung hanya beberapa pekan setelah Gianni Infantino terpilih kembali sebagai presiden badan olahraga dunia FIFA tanpa oposisi.

Ceferin sendiri baru-baru ini menentang proposal Infantino untuk mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun sekali dan ia dipastikan akan melawan proyek Liga Super Eropa.

Ceferin menghadapi tantangan terbesarnya pada April 2021 ketika beberapa klub top Eropa berusaha membentuk Liga Super Eropa.

Kompetisi tersebut merupakan ancaman langsung terhadap kompetisi klub kontinental UEFA, Liga Champions, dan Ceferin meminta para penggemar, federasi sepak bola, dan pemerintah untuk menentang "proposal yang mementingkan diri sendiri dan memalukan" itu.

Dalam pidatonya menjelang pemilihannya kembali, Ceferin berkata, "Sepak bola Eropa sudah mendunia. Dan sementara kami menuai keuntungan, kami juga membayar harganya,"

"Ada godaan dan bahkan upaya untuk membuat model baru, tetapi mereka bertentangan dengan model Eropa yang kita kenal dengan baik dan sangat kita hargai," kata Ceferin.

"Model kami didasarkan pada prestasi olahraga. Dari mana kita berasal, prestasi tidak memiliki harga. Prestasi tidak dapat diklaim, itu hanya dapat diperoleh. Musim demi musim. Hidup dan matipitch. Tidak ada ruang untuk kartel di benua ini," katanya menegaskan.

Ceferin juga menyoroti perlunya menekan pelanggaran hak terhadap pemain.

"Sepak bola adalah olahraga inklusif, terbuka untuk semua orang. Sayangnya, beberapa orang masih belum memahami konsep ini. Itulah sebabnya kami harus memikirkan kembali pendekatan kami," pungkas Ceferin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
PSMS Medan Menang Telak 4-0...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.