Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertemuan Pengusaha Indonesia dengan Tiongkok Perkuat Hubungan Dagang

📅 Senin, 03 Apr 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertemuan Pengusaha Indonesia dengan Tiongkok Perkuat Hubungan Dagang Doc: ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
Ket. Wakil Ketua Departemen Bapepan Kadin, Kevin Wu (kanan) bersama CCPITCSC Exhibition Dept Head, Xiong Canxin saat melakukan pertemuan dengan para pengusaha Indonesia dan Tiongkok di Jakarta, Rabu (29/3/).

JAKARTA - Sejumlah pelaku bisnis atau pengusaha dari negara Tiongkok dan Indonesia bertemu di Jakarta untuk meningkatkan kerja sama dan hubungan perdagangan antara kedua negara.

Kehadiran pengusaha dari Tiongkok tersebut untuk mempererat hubungan bisnis dengan pengusaha Indonesia.

"Kami membawa 20 partisipan dari perusahaan-perusahaan Tiongkok yang bergerak di bidang pasokan hewan peliharaan, pakaian, perhiasan, energi terbarukan, hingga pembayaran lintas perbatasan," kata Kepala Departemen Ekshibisi CCPIT-CSC, Xiong Canxin, di Jakarta, Sabtu (1/4).

Sementara itu, perwakilan Direktur Pengembangan Kerja Sama Ekspor Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Dwinanto Rumpoko, mengatakan Tiongkok merupakan mitra dagang utama Indonesia.

Ia menambahkan promosi perdagangan yang positif antara kedua negara harus dilanjutkan, terutama untuk memperkuat jaringan rantai pasokan industri, mitra dagang utama Indonesia.

Selepas pandemik Covid-19, hubungan dagang Indonesia dengan banyak negara perlu direvitalisasi dan diadaptasi.

"Bukan hanya adaptasi, kita perlu juga transformasi," kata dia.

Selama ini, hubungan dagang Indonesia sudah bagus. Setiap tahun, rata-rata 23 persen ekspor Indonesia ditujukan ke Tiongkok. Tidak ada negara dengan porsi tujuan ekspor Indonesia melebihi Tiongkok.

Meski demikian, promosi perdagangan Tiongkok-Indonesia masih terus dilakukan. Fokus utamanya meningkatkan jaringan rantai pasok industri di antara kedua negara.

Dwinanto mengatakan forum seperti yang diselenggarakan CCPITCSC perlu terus digalakkan. "Kami mengundang pelaku usaha Tiongkok melihat peluang di Indonesia," ujarnya.

Sebagai rumah besar pengusaha Indonesia, KADIN akan terus berusaha mempertemukan pengusaha Indonesia dengan berbagai negara, termasuk pengusaha dari negara Tiongkok. Kekuatan ekonomi dan pengusaha dari Tiongkok itu bisa dimanfaatkan untuk mendorong masuknya pengusaha dari Tiongkok.

"Kami mengharapkan hubungan dua arah, Tiongkok punya Jalur Sutera, Indonesia punya Jalur Rempah. Indonesia sudah terkenal berabad lalu. Tiongkok sudah menjadi mitra dagang Indonesia sejak dulu," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.