Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gregoria Juara Spain Masters 2023

📅 Senin, 03 Apr 2023, 06:42 WIB | Oleh:
Gregoria Juara Spain Masters 2023 Doc: PBSI
Ket. Pebulutangkis tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung

JAKARTA - Indonesia berhasil merebut satu gelar di ajang Spain Masters 2023 melalui tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung. Dalam laga final yang berlangsung di Centro Deportivo Municipal Gallur, Madrid, Minggu (2/4), Gregoria mengalahkan wakil India, Pusarla V Sindhu, dua gim langsung 21-8, 21-8

Sukses Gregoria menjadi hasil yang menggembirakan bagi bulu tangkis Indonesia di sektor tunggal putri. Bagi Gregoria, gelar di Spain Masters 2023 menjadi kelanjutan dari awal bagusnya tahun ini. Gregoria sudah beberapa kali mengalahkan pemain-pemain top yang selama ini jadi batu sandungannya.

Sepanjang 2023, Gregoria setidaknya tak langsung tersingkir di babak pertama turnamen BWF World Tour, yang levelnya di atas BWF Grand Prix dan BWF International Challenge. Dia memulainya dengan Malaysia Open di mana Gregoria tersingkir pada babak kedua. Kemudian perjalanan Gregoria hanya sampai babak kedua India Open.

Setelah itu, Gregoria selalu menembus perempat final seperti di Indonesia Masters, Thailand Masters, dan All England. Grafiknya meningkat lagi di Swiss Open, menembus semifinal. Kini, Gregoria berhasil merebut juara di Spain Masters 2023. Padahal, dia sempat berada di titik terendah kariernya seperti yang pernah dicurahkan lewat akun media sosial Twitter, Mei 2022. Dia bahkan sempat berpikiran gantung raket alias pensiun lantaran merasa tidak berprestasi.

"Aku tau banget. Mungkin untuk beberapa atlet yang sedang mengalami situasi sama seperti aku, pasti butuh dorongan dan support dari orang terdekat," tulis Gregoria. "Untuk sekarang, aku ingin menemukan kebahagiaan di badminton dalam diri aku. Coba sebaik mungkin dalam latihan, juga di luarnya," sambungnya.

Di semifinal, Grego juga tampil marathon, membuat mantan pemain nomor satu dunia, Carolina Marin, harus jatuh bangun. Sedangkan di final, benar-benar menjadi puncak permainan. Grego yang biasa banyak bola out, di final sangat jarang. Pusarla sungguh dibuat tidak berkutik. Angkanya tidak menggambarkan dia pernah menang 7-0. Pusarla benar-benar frustrasi. Selalu salah dalam mengantisipasi bola-bola sulit Grego.

Sementara itu, ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, gagal merebut juara setelah kalah di final saat menghadapi wakil dari Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, 20-22, 18-21.

Di game pertama, Praveen/Melati sempat unggul 9-6, 17-13, sebelum akhirnya Mathias/Alexandra menyamakan kedudukan 17-17. Kala itu, pasangan Indonesia ini berhasil unggul 20-18 sebelum akhirnya kalah 20-22.

Di game kedua, situasi berbeda. Mathias/Alexandra unggul lebih dulu, 12-7. Namun, Praveen/Melati mampu menyamakan kedudukan 14-14, 15-15, 16-16, sebelum akhirnya tak mampu lagi mengejar dan kalah dengan 18-21. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.