Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Trauma, Orang Tua Diminta Jangan Lakukan Kekerasan untuk Disiplinkan Anak

📅 Senin, 03 Apr 2023, 16:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Trauma, Orang Tua Diminta Jangan Lakukan Kekerasan untuk Disiplinkan Anak Doc: ANTARA/ HO-Kemen PPPA
Ket. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nahar.

Jakarta - Cegah trauma. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nahar meminta agar orang tua tidak melakukan kekerasan fisik terhadap anak dengan dalih mendisiplinkan anak.

"Dalam membentuk dan memupuk kedisiplinan anak, kita sebagai orang tua tidak boleh melakukan kekerasan terhadap anak karena hal tersebut dapat meninggalkan luka dan traumatis yang mendalam pada anak," kata Nahar saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, menanggapi kekerasan fisik yang dilakukan ayah kandung di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara dengan dalih untuk kedisiplinan anak.

Nahar mengatakan hal tersebut merupakan kesalahan fatal dalam pengasuhan anak.

Menurut Nahar, karakter kedisiplinan anak tidak dapat dicapai dengan bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak.

Dalam kasus ini, diketahui seorang ayah kandung memukuli anaknya (10 tahun) dengan potongan kayu setelah mendapat laporan dari guru tentang perbuatan anaknya di sekolah.

Guru tersebut melaporkan bahwa korban menghamburkan buku di sekolah dan mencoret dinding dengan menggunakan tinta printer.

Karena malu, ayahnya lantas memukuli korban di depan istri dan teman anaknya, sebagai bentuk hukuman.

"Kami mendesak agar tidak ada lagi segala bentuk kekerasan dengan alasan untuk mendidik anak," pesannya.

Nahar mengatakan sangat penting untuk meluruskan persepsi orang tua yang keliru, yang menganggap tindakan kekerasan untuk kedisiplinan anak wajar dan boleh dilakukan.

"Menghukum anak dengan tindakan kekerasan tidak bisa dianggap lumrah," kata Nahar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.