Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

9 Perguruan Tinggi di Tiongkok Beri Siswa Istirahat Sepekan untuk Menikmati Jatuh Cinta

📅 Senin, 03 Apr 2023, 20:21 WIB | Oleh: Tim Redaksi
9 Perguruan Tinggi di Tiongkok Beri Siswa Istirahat Sepekan untuk Menikmati Jatuh Cinta Doc: Istimewa

BEIJING - Sembilan perguruan tinggi kejuruan di Tiongkok memberi siswanya liburan musim semi selama sepekan untuk menikmati jatuh cinta di tengah angka kelahiran yang menurun di negara itu.

Kelompok Pendidikan Fan Mei, yang menjalankan perguruan tinggi, mengumumkan pada 23 Maret bahwa liburan musim semi akan berlangsung dari 1 hingga 7 April, dan meminta siswa untuk mencintai alam, mencintai kehidupan, dan menikmati jatuh cinta.

Istirahat ini merupakan perluasan dari hari libur umum satu hari Tiongkok untuk Festival Qing Ming, ketika keluarga pergi ke kuburan untuk membersihkan makam dan memberi penghormatan kepada leluhur mereka.

"Keluar dari kampus, bersentuhan dengan alam dan dengan hati rasakan indahnya musim semi," demikian pengumuman SMK Mianyang Flying yang merupakan salah satu perguruan tinggi di bawah naungan Fan Mei.

"Saya berharap siswa dapat pergi melihat air dan pegunungan hijau dan merasakan nafas musim semi. Ini tidak hanya akan memperluas wawasan siswa dan menumbuhkan sentimen mereka, tetapi juga memperkaya dan memperdalam konten pengajaran di kelas," ucap Liang Guohui, wakil dekan Mianyang.

Perguruan tinggi - yang merupakan sekolah untuk siswa di industri penerbangan - telah mendapatkan libur sepekan di musim semi sejak 2019. Namun, tema tahun ini yaitu "nikmati bunganya, jatuh cinta" memberi penekanan khusus pada romansa.

Liu Ping, wakil dekan Sekolah Kejuruan Penerbangan Sichuan Barat Daya, mengatakan sekolahnya menerapkan program tersebut karena para siswa telah meminta waktu untuk mendapatkan teman baru dan mengalami keindahan cinta.

Namun, selama libur, tidak semua cinta dan romansa dialami bagi para siswa, karena mereka masih diberikan pekerjaan rumah, meskipun tugas yang tidak biasa seperti menulis buku harian perjalanan, membuat kerajinan tangan, merekam video perjalanan, dan menulis laporan pertumbuhan pribadi mereka.

Ini semua terjadi ketika tingkat kelahiran Tiongkok pada tahun 2022 mencapai titik terendah sepanjang masa yaitu 6,77 kelahiran untuk setiap 1.000 orang, turun dari 7,52 pada tahun 2021, meskipun ada keputusan penting untuk mengizinkan pasangan memiliki hingga tiga anak dan banyak tindakan untuk membantu membesarkan anak mereka.

Tiongkok telah berusaha menaikkan tingkat kesuburannya yang lesu untuk mencegah ketergantungan yang semakin besar pada pemerintah untuk mendukung populasi lansia, tetapi sejauh ini hanya mencapai sedikit keberhasilan.

Perubahan sikap dalam membesarkan anak, penurunan jumlah perempuan pada usia subur yang optimal, dan pandemi Covid-19 sejauh ini telah berkontribusi pada penurunan angka kelahiran di Tiongkok. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.