Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama Keuangan, Menkeu dan Bank Sentral Asean Sepakat Kolaborasi Lintas Sektor

📅 Minggu, 02 Apr 2023, 14:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama Keuangan, Menkeu dan Bank Sentral Asean Sepakat Kolaborasi Lintas Sektor Doc: ANTARA/Agatha Olivia Victoria
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (kanan) dalam konferensi pers bersama 1st AFMGM 2023 di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (31/3/2023).

BADUNG - Pertemuan pertama Menteri Keuangan (Menkeu) dan Gubernur Bank Sentral Asean (1st Asean Finance Ministers and Central Bank Governors/ AFMGM) 2023 berhasil menyelesaikan pernyataan bersama. Pernyataan bersama dan kompas inisiatif yang muncul diusulkan dalam kerja sama sektor keuangan, kemajuan kerja panitia kerja di bawah cetak biru saat ini, serta pencapaian lain di bidang keuangan.

"Pernyataan bersama ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkaya proses kerja sama sektor keuangan," ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers bersama 1st AFMGM 2023 di Kabupaten Badung, Bali, Jumat.

Sri Mulyani menjelaskan beberapa poin penting yang disampaikan dalam pernyataan bersama tersebut antara lain usulan untuk membahas kerja sama antara otoritas keuangan dan kesehatan untuk memperkuat kapasitas kesehatan daerah.

Langkah tersebut bertujuan untuk menyelesaikan laporan penilaian kesenjangan dan modalitas untuk penggunaan fasilitas keuangan regional seperti Covid-19, darurat kesehatan masyarakat lainnya, serta dana darurat Asean.

Selain itu terdapat pula usulan kerja sama di bidang pembiayaan UMKM dan literasi pembiayaan digital sebagai salah satu prioritas utama untuk mendukung inklusi keuangan UMKM dan akses pembiayaan lainnya.

Pada topik ketahanan pangan, lanjut Sri Mulyani, inisiatif kerja sama yang kuat dengan berbagai badan sektoral ASEAN terkait akan fokus pada dukungan pembiayaan untuk mendorong kemakmuran dan stabilitas di kawasan.

"Hal ini akan berujung pada deklarasi para pemimpin Asean tentang penguatan ketahanan pangan dan gizi," ungkapnya.

Tak hanya ketahanan pangan, dia mengungkapkan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Asean juga fokus pada kerja sama keuangan untuk mempromosikan perdagangan dan investasi, yang meliputi perjanjian pajak bilateral dan penguatan kerja sama antara bea cukai dan otoritas pajak.

Pembiayaan hijau yang didedikasikan untuk kendaraan ramah lingkungan juga telah dibentuk di bawah Dana Infrastruktur Asean atau Asean Infrastructure Fund (AIF) untuk kawasan, sebagai salah satu prioritas utama untuk mendukung pendanaan iklim, menyediakan proyek pendanaan yang berasal dan terstruktur dari pengetahuan dan pembangunan kapasitas untuk negara-negara Asean.

Adapun pertemuan ini juga membahas Taksonomi Asean untuk keuangan berkelanjutan versi kedua sebagai taksonomi pertama di dunia yang mengakomodir transisi energi sebagai aktivitas yang tergolong layak untuk dibiayai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.