Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Diduga Hilang di Perairan Santolo Garut

📅 Minggu, 02 Apr 2023, 21:33 WIB | Oleh:
Nelayan Diduga Hilang di Perairan Santolo Garut Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Sejumlah petugas bersama masyarakat mengevakuasi kapal nelayan ke daratan Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (2/4).

GARUT - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga jatuh dari kapal setelah mendapatkan laporan adanya kapal nelayan tanpa awak terdampar di Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut AKP Anang Sonjaya membenarkan ada kapal nelayan yang terdampar tanpa diketahui awak kapal, sehingga ada dugaan jatuh saat melaut, untuk itu jajarannya langsung melakukan pencarian.

"Ya perahu nelayan ditemukan di pinggir pantai tanpa nelayan," kata Anang.

Ia menuturkan jajaran Satpolairud Polres Garut bersama dengan unsur lainnya masih mencari korban yang diketahui bernama M Zet Santono warga Garut sebagai pemilik dan yang membawa kapal bernama Cahaya Abadi.

Korban, kata Anang, diketahui Sabtu (1/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB melakukan aktivitas melaut sendirian untuk menebar jaring di perairan Santolo.

Namun, kata Anang, kapal yang dibawa korban terlihat oleh nelayan lainnya terdampar di pesisir pantai daerah Santolo, Minggu pagi, sedangkan korban tidak diketahui keberadaannya.

Adanya kejadian kapal terdampar tanpa awak itu, membuat jajaran Satpolairud, nelayan, dan unsur dari instansi lainnya melakukan pencarian terhadap korban, kemudian mengevakuasi kapal ke daratan.

"Sampai saat ini Satuan Polairud beserta nelayan dan masyarakat sekitar masih melaksanakan penyisiran untuk mencari korban," kata Anang.

Kepala Kantor SAR Bandung Jumaril menyampaikan, jajarannya sudah menerjunkan satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya untuk melaksanakan pencarian korban.

Tim yang diterjunkan sudah dilengkapi dengan 1 unit rescue car, 1 set peralatan SAR air, 1 unit aqua eye, 1 unitunderwater search device, 1 unit LCR, peralatan medis dan alat pelindung diri personal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.