Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberdayaan Masyarakat, Pemkot Pariaman Bantu Peralatan untuk Pelaku Industi Kecil Menengah

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberdayaan Masyarakat, Pemkot Pariaman Bantu Peralatan untuk Pelaku Industi Kecil Menengah Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Pariaman
Ket. Wali Kota Pariaman, Sumbar Genius Umar (kiri) menyerahkan bantuan memasak kepada pelaku IKM di Pariaman.

Pariaman - Pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, memberikan bantuan peralatan untuk mendorong pertumbuhan industri kecil menengah (IKM) di daerah itu.

"Kami menyerahkan bantuan kepada pelaku IKM di Pariaman yang terdiri atas peralatan masak, motif batik, sarana perdagangan dan bedah warung," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar di Pariaman, Sabtu.

Ia menyebutkan setidaknya pihaknya telah menyalurkan bantuan untuk 80 pelaku IKM di daerah itu pada Kamis (30/3).

Bantuan yang diberikan tersebut berupa peralatan untuk menggoreng kepada 20 pelaku usaha, peralatan masak kukus untuk 20 pelaku usaha dan peralatan untuk membuat minuman jus untuk 15 pelaku usaha.

Pemkot Pariaman juga memberikan sarana perdagangan etalase dan bedah warung untuk 25 orang yang terdampak dari pembukaan jalan baru yang dilakukan pemerintah di kawasan Manggung sampai Padang Birik-Birik.

Pemkot Pariaman beberapa tahun terakhir membuka jalan baru sehingga berdampak pada sejumlah bangunan milik warga. Bangunan yang terdampak tersebut sebelumnya tidak memiliki akses jalan namun sekarang sudah berada di tepi jalan sehingga dijadikan warung guna meningkatkan ekonomi pemiliknya.

Selain itu, lanjutnya Pemkot Pariaman juga menyerahkan 30 motif cap batik khas Pariaman kepada Koperasi Karya Batik Piaman yang tentunya akan menambahkan motif yang telah ada selama ini.

"Semoga bantuan tersebut bisa digunakan dengan sebaiknya sehingga bisa meningkatkan perekonomian," katanya.

Pariaman merupakan kota wisata yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan oleh warga dengan memproduksi makanan dan minuman serta suvenir untuk dijual kepada wisatawan.

Ia menyampaikan dengan adanya motif batik baru maka dapat meningkatkan kreativitas perajin dan daya beli masyarakat karena banyaknya pilihan yang diproduksi.

"Kami juga berharap agar ASN di Pariaman membeli batik sampan produksi Pariaman ini sehingga ekonomi masyarakat bisa terbantu," tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Alyendra menyebutkan daerah itu memiliki sekitar 1.700 pelaku industri yang bergerak di berbagai bidang usaha. Sekitar 50 persen dari pelaku industri tersebut bergerak di bidang pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.