Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kereta Trans Sulawesi Ditargetkan Sampai Manado

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 08:34 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kereta Trans Sulawesi Ditargetkan Sampai Manado Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan proyek kereta api trans Sulawesi sampai ke Manado, Sulawesi Utara. Dengan ketersediaan alat transportasi massal, Presiden berharap masyarakat tidak berbondong-bondong membeli kendaraan pribadi yang menimbulkan kemacetan.

"Pada tahap awal baru jalur Makassar ke Pare-Pare, namun kereta api trans Sulawesi ini akan sampai ke Manado, Sulawesi Utara," kata Presiden saat meresmikan Depo Maros yang dilintasi Kereta Api jalur Makassar-Parepare di Kabupaten Maros, baru-baru ini.

Pakar transportasi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Putu Rudy Setiawan, membenarkan pernyataan Presiden Jokowi. Selama ini, fokus pemerintah memang lebih mengarah kepada pengembangan sarana transportasi pribadi. "Sudah lebih dari 30 tahun tidak ada pengembangan jalur kereta api baru," kata Rudy.

Peneliti Ekonomi Core, Yusuf Rendi Manilet mengatakan pembangunan transportasi massal terutama di kota-kota besar di Indonesia belum masif, padahal mobilitas masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembangunan ekonomi.

"Kalau yang berkembang alat transportasi perorangan, maka akan memicu kemacetan dan polusi serta pemborosan bahan bakar. Akibatnya, biaya angkutan lebih mahal dan menyebabkan ekonomi biaya tinggi.

Berdampak Langsung

Sementara itu, PT Celebes Railway Indonesia (CRI) sebagai pengelola berharap proyek pembangunan jalur kereta tersebut berdampak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya manfaat bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.

CRI merupakan entitas asosiasi perseroan yang bergerak di bidang usaha penyelenggaraan prasarana perkeretaapian dengan saham mayoritasnya dimiliki PT PP (Persero) Tbk 47,81 persen, dan PT Bumi Karsa 25,31 persen dan PT CCCEI 22,5 persen dan sisanya PT Iroda Mitra 4,38 persen.

Direktur Utama PT PP, Novel Arsyad yang hadir pada peresmian mengatakan secara keseluruhan jalur lintasan rel sepanjang 142 kilometer, terdiri dari 14 stasiun kereta. CRI juga mengembangkan lintasan rel sepanjang 16,3 kilometer.

Selain sebagai investor, PTPP kata Novel sebagai kontraktor pembangunan Depo Stasiun Maros dan pembangunan Prasarana Perkeretaapian Umum Makassar-Parepare pada segmen F arah Tonasa dan emplasemen Garongkong dengan area terintegrasi.

Adapun total pembangunan lintasan kereta yang dikerjakan oleh PT PP sepanjang 16,3 kilometer, yang terdiri dari Stasiun Garongkong menuju ke Stasiun baru sepanjang 4,6 kilometer dan dari Stasiun Labakkang menuju ke Stasiun Mangilu sepanjang 11,7 kilometer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.