Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Kebijakan Ini, Polres Bantul Bangun Patung Kuda Lumping Bahan Knalpot Sitaan Polisi

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 18:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Kebijakan Ini, Polres Bantul Bangun Patung Kuda Lumping Bahan Knalpot Sitaan Polisi Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Bantul
Ket. Patung kuda lumping dari bahan knalpot brong yang dibangun Polres Bantul, DIY, bersebelahan dengan Tugu Adipura Bantul, DIY, Jumat (31/3/2023).

Bantul - Keren kebijakan ini. Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membangun patung kuda lumping dari bahan knalpot tak sesuai dengan standar pabrikan atau brong hasil sitaan petugas satuan lalu lintas (satlantas) setempat.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan bahwa patung kuda lumping yang tersusun dari ratusan knalpot tidak standar yang letaknya bersebelahan dengan Tugu Adipura Bantul itu sebagai sarana edukasi masyarakat.

"Kami menyita knalpot bising ini karena melanggar aturan dan mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kapolres dalam keterangan pers Kasi Humas Polres di Bantul, Jumat.

AKBP Ihsan menjelaskan bahwa patung itu sebagai monumen peringatan kepada masyarakat bahwa ada larangan penggunaan knalpot brong.

Menurut dia, knalpot brong masuk dalam pelanggaran lalu lintas karena tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan.

Selain disita, pemilik knalpot brong juga bisa dikenai sanksi 1 bulan penjara atau denda Rp250 ribu.

Ia berharap keberadaan patung knalpot brongini meningkatkan kesadaran pengguna jalan agar tidak melanggar aturan.

"Ide pembangunan patung kuda lumping berbahan knalpot brong itu muncul saat melihat banyaknya knalpot bronghasil sitaan," kata Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menambahkan bahwa pemilihan patung kuda lumping ini sesuai dengan kebudayaan masyarakat Jawa yang ada di Bantul, yang masih mempertahankan kesenian kuda lumping.

"Monumen itu untuk pengingat agar terus membudaya. Maka,dipilihlah bentuk kuda lumping. Kesenian yang juga kerap disebut jatilan atau jaran kepang oleh masyarakat Jawa ini, menampilkan sekelompok prajurit sedang menunggang kuda yang merefleksikan semangat heroisme," katanya.

Oleh karena itu, dia berharap semua pihak untuk menjaga dan merawat patung tersebut.

"Semoga patung kuda lumping ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bijak dan santun dalam berkendara," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.