Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inflasi Bakal Naik hingga Lebaran

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 09:04 WIB | Oleh:
Inflasi Bakal Naik hingga Lebaran Doc: Istimewa

JAKARTA - Inflasi pada Maret diperkirakan meningkat dibandingkan bulan sebelumnya karena dipengaruhi momentum Ramadan. Bahkan, peningkatan inflasi bakal berlanjut pada bulan berikutnya seiring kenaikan konsumsi selama libur panjang Lebaran.

Ekonom Bank Mandiri, Faisal Rachman, memperkirakan inflasi bulanan akan mencapai 0,29 persen pada Maret 2023 atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,16 persen. Menurutnya, kenaikan tersebut disebabkan kenaikan harga pangan seiring dengan menguatnya permintaan pangan selama bulan puasa.

"Sementara itu, pasokan pangan dinilai cukup, namun rawan terbatas di tengah masa panen yang belum mencapai puncaknya dan cuaca ekstrem," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (30/3).

Harga BBM pertamax yang naik 500 rupiah per liter pada 23 Maret 2023 dan harga jasa transportasi khususnya tarif angkutan udara yang juga naik sebulan menjelang mudik Lebaran turut menyumbang inflasi bulanan di Maret 2023.

Secara historis, inflasi bulanan bertambah sebesar 0,5 sampai 0,7 persen selama periode Ramadan dan Lebaran, dengan kontribusi makanan sekitar 0,4 sampai 0,5 persen poin dan jasa transportasi berkontribusi sekitar 0,2 sampai 0,3 persen poin

"Harga emas juga naik, menyusul meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global pascakegagalan Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank di AS yang meningkatkan risiko efek spillover pada sistem perbankan global," katanya.

Mempertimbangkan tiga bulan pertama tahun ini, inflasi year-to-date pada Maret 2023 diperkirakan sebesar 0,79 persen atau turun dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 1,20 persen. Seiring dengan itu, inflasi tahunan juga diperkirakan mereda karena faktor inflasi pada bulan yang sama tahun lalu yang tinggi.

Faisal memperkirakan inflasi tahunan akan mencapai 5,09 persen pada Maret 2023 atau lebih rendah dari 5,47 persen pada tahun lalu. "Pada Maret 2022, harga pangan dan energi melonjak di tengah perang Russia-Ukraina, dan pencabutan batas atas harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng oleh Indonesia," katanya.

Inflasi tahunan diperkirakan akan tetap berada pada kisaran 4-6 persen pada semester I-2023 sebelum menurun dan kembali ke target pemerintah sebesar 2-4 persen pada semester II-2023 di tengah low base effect dari semester pertama 2022.

Dampak putaran kedua dari kenaikan harga BBM bersubsidi September 2022 juga akan terlihat menghilang sama sekali pada semester II-2023. "Karena itu, kami mempertahankan perkiraan inflasi kami di sekitar 3,60 persen pada akhir 2023," katanya.

Dampak Cuti

Pada kesempatan lain, Peneliti bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Nuri Resti Chayyani, mengingatkan perlu adanya upaya antisipasi terhadap potensi lonjakan inflasi pada Lebaran 2023 karena adanya penambahan masa cuti bersama dan kenaikan harga bahan pokok.

"Adanya potensi pergerakan masyarakat yang masif, terlebih aturan pembatasan mobilitas sudah tidak ada. Dengan adanya cuti bersama yang dimajukan dan jumlahnya ditambah, akan berpotensi menambah permintaan barang dan jasa," kata Nuri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan hari libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1444 Hijriah yang semula empat hari pada tanggal 21, 24, 25, dan 26 April 2023 diubah dan ditambah satu hari menjadi tanggal 19, 20, 21, 24, dan 25 April 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.