Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kedatangan Presiden Taiwan ke AS Picu Kemarahan Beijing

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 12:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kedatangan Presiden Taiwan ke AS Picu Kemarahan Beijing Doc: AFP
Ket. Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen melambaikan tangan saat perayaan Hari NAsional di depan Istana Presiden di Taipei, Taiwan, 10 Oktober 2019.

NEW YORK - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen tiba di New York pada Rabu (29/3) untuk sebuah kunjungan yang telah memicu kemarahan Tiongkok.

Tsai singgah di Amerika Serikat dalam perjalanan ke Amerika Tengah, di mana dia akan bertemu dengan pemimpin Guatemala dan Belize untuk menopang hubungan diplomatik antar-negara.

Dalam perjalanan kembali ke Taiwan, Tsai akan berhenti di California. Ketua DPR AS McCarthy mengatakan akan bertemu dengan Tsai.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang akan direbut kembali suatu hari nanti dan, di bawah prinsip "Satu Tiongkok".

Beijing pada Rabu memperingatkan, pihaknya dengan keras menentang pertemuan antara Tsai dan McCarthy dan berjanji akan mengambil "langkah tegas untuk melawan" jika pertemuan itu terus berlanjut.

AS menanggapi dengan mengatakan Tiongkok seharusnya tidak menggunakan persinggahan Tsai di AS sebagai dalih untuk bertindak agresif di sekitar Selat Taiwan.

Tsai terlihat tiba di hotelnya di New York, di mana puluhan demonstran pro-Beijing mengibarkan bendera merah Tiongkok berkumpul dengan riuh. Sementara di dekatnya sekelompok orang pro-Taiwan dengan jumlah yang sama bersorak dan melambai-lambaikan spanduk mereka serta bendera Taiwan.

Xu Xueyuan, kuasa usaha di kedutaan Tiongkok di Washington, mengatakan telah berkali-kali berbicara langsung dengan pejabat AS dan memperingatkan bahwa perjalanan Tsai melanggar kepentingan inti Tiongkok.

"Kami mendesak pihak AS untuk tidak mengulangi permainan api pada isu Taiwan," katanya kepada wartawan, menyinggung kunjungan Ketua DPR saat itu Nancy Pelosi ke Taiwan.

Perjalanan Tsai menyusul keputusan Honduras bulan ini yang membuka hubungan diplomatik dengan Beijing. Belize dan Guatemala termasuk di antara 13 negara di dunia yang memiliki hubungan resmi dengan Taipei.

Setelah pertama kali mengunjungi New York, Tsai akan bertemu dengan Presiden Guatemala Alejandro Giammattei dan Perdana Menteri Belize John Briceno di negara masing-masing, kata kantor Presiden Taiwan.

Tsai kemudian akan singgah di Los Angeles dalam perjalanan pulang.

McCarthy mengatakan akan bertemu dengan Tsai di negara bagian asalnya, meskipun pembicaraan tersebut belum dikonfirmasi oleh otoritas Taiwan.

Kunjungan Pelosi tahun lalu memicu kemarahan Beijing. Militer Tiongkok merespons dengan menggelar latihan skala besar di sekitar pulau itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.