Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unair Kembangkan Airbag untuk Lansia

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 17:59 WIB | Oleh:
Unair Kembangkan Airbag untuk Lansia Doc: Istimewa
Ket. Airbag melekat pada pengguna sehingga dalam posisi berjalan tanpa menggunakan kendaraan juga bisa digunakan.

SURABAYA - Seiring dengan bertambahnya usia, risiko saat terjadinya kecelakaan akan semakin mengalami peningkatan. Maka, orang lanjut usia (lansia) harus memiliki proteksi yang lebih kuat dibanding mereka yang berusia lebih muda.

Salah satu temuan untuk memastikan keamanan lansia adalah kantung udara atau Airbag untuk orang lansia. Airbag ini merupakan invensi dari dosen asal program studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol Universitas Airlangga (Unair), Aji Akbar Firdaus.

Proteksi Lebih untuk Lansia

Aji mengaku pengembangan invensi ini diperuntukan bagi para lansia, dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan pengguna.

Secara lebih lanjut, airbag merupakan salah satu fitur keselamatan yang sering ditemukan di dalam kendaraan roda empat. Dibanding airbag yang sering dijumpai, airbag yang dikembangkan Aji dan tim diklaim dapat lebih cepat merespons benturan, dan dapat mengurangi dampaknya.
Portable Airbag

Berbeda dengan airbag dalam kendaraan yang diletakan di titik-titik rawan benturan pada moda transportasi, airbag yang dikembangkan oleh Aji justru melekat pada pengguna.

"Sehingga dalam posisi berjalan tanpa menggunakan kendaraan pun juga bisa digunakan," sebut dosen kelahiran Sumenep itu.

Kantung udara hasil kolaborasi dosen asal Unair, ITS dan ITK ini memiliki mekanisme pengisian udara otomatis yang akan aktif bila terjadi kecelakaan.

"Airbag ini juga dapat mendeteksi posisi jatuh dari pengguna bila terjadi kecelakaan. Fitur-fitur ini tentu amat berguna dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna yang merupakan lansia," ungkapnya.

Invensi purwarupa ini telah menerima Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yakni hak paten sederhana pada Oktober 2022 lalu.

"Karena masih dalam tahap prototyping sehingga belum bisa ditawarkan ke industri, namun yang pasti harapannya invensi yang ditemukan kedepannya dapat memudahkan orang lain dan membawa manfaat bagi orang banyak," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.