Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri Tetap berpuasa di tengah persiapan SEA Games 2023 Kamboja

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri Tetap berpuasa di tengah persiapan SEA Games 2023 Kamboja Doc: Antara
Ket. Sprinter Lalu Muhammad Zohri terus melakukan persiapan menuju SEA Games XXXII/2023 di Phnom Penh, Kamboja dengan berlatih di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (28/3)

Jakarta - Sprinter putra Indonesia Lalu Muhammad Zohri tetap menjalankan ibadah puasa Ramadhan di tengah persiapan menuju SEA Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja, 5-17 Mei.

Menurut Zohri, latihan di lapangan bukan menjadi halangan untuk menjalankan kewajiban berpuasa yang menjadi salah satu dari lima rukun Islam tersebut. Dia pun bertekad untuk bisa menjalankan puasa selama satu bulan penuh.

"Sejauh ini bersyukur masih tetap bisa menjalankan ibadah puasa. Tidak ada kendala berarti karena jadwal latihan juga ada penyesuaian selama Ramadhan," ujar Zohri kepada pewarta usai berlatih di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (28/3).

Guna memaksimalkan latihan sembari berpuasa, Zohri menyiasatinya dengan santap sahur makanan bergizi tinggi.

"Saat sahur saya lebih banyak makan daging dan karbohidrat agar tubuh saya lebih kuat. Memang perbedaan lari saat berpuasa, tubuh lebih capek karena selama berjam-jam tidak makan dan minum," kata Zohri menambahkan.

Jika biasanya latihan dilakukan pagi dan sore di lapangan, Zohri dan kawan-kawan di bawah bimbingan pelatih Eni Nuraeni selama Ramadhan melakukan sejumlah penyesuaian.

"Saat ini latihan tetap dilakukan pagi dan sore. Tapi paginya kami berlatih di hotel atau di kolam. Sorenya baru kami berlatih di lapangan," kata Zohrimenegaskan.

Pria asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat itu terus menempa diri demi meraih hasil maksimal pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-32 di Kamboja.

Dia pun mengungkapkan sejauh ini tak ada kendala berarti selama berlatih. Kondisi tersebut berbeda dengan tahun lalu ketika dalam persiapan menghadapi SEA Games 2021 di Vietnam.

Kala itu dalam masa persiapan, Zohri mengalami cedera hamstring. Dengan persiapan kurang maksimal, sprinter 22 tahun itu pun gagal menyumbang medali untuk Kontingen Indonesia, khususnya pada nomor 100 meter putra yang menjadi andalan.

Kala itu, Zohri hanya finis keenam dengan catatan waktu 10,59 detik. Emas menjadi milik Puripol Boonson dari Thailand dengan 10,44 detik. Lalu perak juga diraih wakil Negeri Gajah Putih Soraoat Dapbang dengan 10,56 detik dan perunggu menjadi milik sprinter Singapura Marc Brian Louis dengan 10,56 detik.

Zohri berharap dapat memperbaiki pencapaian di Kamboja. "Saat ini tidak ada kendala. Semoga hingga SEA Games Kamboja dan seterusnya tidak ada masalah apa pun. Harapannya bisa tampil maksimal di Kamboja nanti," ujar Zohri.

Dia diproyeksikan turun pada dua nomor yakni 100 meter putra dan estafet 4x100 meter putra. "Mungkin bisa juga turun di nomor 200 meter," katanya.

Selain menjalani latihan rutin di Stadion Madya, Zohri juga melakukan serangkaian persiapan, salah satunya dengan menjalani pemusatan latihan bersama atlet Indonesia lainnya di Jamaika pada akhir 2022.

Kemudian Zohri juga berhasil melewati limit yang ditetapkan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dalam uji coba bertajuk Invitasi Atletik Nasional di Stadion Madya pada 11 Januari lalu.

Sprinter yang lahir pada 1 Juli 2000 itu mencatatkan waktu 10,17 detik atau melampai limit yang ditetapkan untuk pelatnas SEA Games Kamboja yakni 10,30 detik.

PB PASI akan kembali menggelar ajang untuk mengukur kemampuan atlet sebelum tampil pada SEA Games 2023 dengan uji coba di Stadion Madya pada Minggu (2/4).

"Saya akan berusaha untuk tampil maksimal. Saya juga akan berusaha untuk bisa lolos limit kualifikasi Olimpiade 2024 di Paris, Prancis," pungkas Zohri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.