Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Segera Diatasi, Jalur Yogyakarta-Semarang Tertutup Longsor Lagi

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Segera Diatasi, Jalur Yogyakarta-Semarang Tertutup Longsor Lagi Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Alat berat berupaya menyingkirkan material longsor yang menutup jalan nasional Yogyakarta-Semarang di Pringsurat, Kabupaten Temanggung.

Temanggung - Semoga segera diatasi. Jalan nasional Yogyakarta-Semarang di Dusun Demangan, Desa Pingit, Pringsurat, Kabupaten Temanggung tertutup material longsor lagi setelah terjadi hujan di kawasan tersebut.

Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi di Temanggung, Selasa malam, mengatakan sekitar pukul 16.00 WIB terjadi longsor lagi di lokasi yang sama seperti kejadian kemarin.

"Namun material longsor yang menutup jalan kali ini tidak sebesar longsor pada Senin (27/3)," katanya.

Ia menyampaikan longsor tersebut terjadi karena air dari daerah atas cukup deras sehingga tebing longsor lagi dan material menutup jalan raya Yogyakarta-Semarang.

Akibat longsor ini mengakibatkan arus lalu lumpuh total dan terjadi antrean panjang kendaraan dari kedua arah.

Namun, untuk kendaraan kecil masih bisa melalui jalur alternatif arah Pasar Pingit.

Agus Puryadi menyampaikan untuk menyingkirkan material longsor digunakan dua alat berat kemudian jalan dengan air agar tidak licin.

Seorang warga Dusun Demangan, Desa Pingit yang rumahnya ikut longsor pada Senin (27/3) mengatakan pada longsor pertama pondasi rumah sudah kelihatan, kemudian longsor kedua kemarin rumah ikut terbawa longsor.

"Kemudian disusul rumpun bambu , pohon kelengkeng, dan pohon durian besar juga ikut terbawa longsor," katanya.

Ia menuturkan saat ini masih ada tiga rumah yang terancam longsor, namun rumah-rumah tersebut sudah dikosongkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.