Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Tembakkan Rudal Balistik saat AS Kirim Kapal Induk ke Korsel

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Korut Tembakkan Rudal Balistik saat AS Kirim Kapal Induk ke Korsel Doc: ISTIMEWA

SEOUL - Militer Korea Selatan mengatakan Korea Utara pada Senin (27/3) dilaporkan menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke laut lepas pantai timurnya. Peluncuran di tengah latihan militer oleh Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan serta kehadiran kapal induk AS, USS Nimitz, di pangkalan angkatan laut Korea Selatan.

Menurut Kepala Staf Gabungan (Joint Chiefs of Staff/JCS) Korea Selatan, rudal ditembakkan dari Provinsi Hwanghae Utara sekitar pukul 07.50 dan terbang sekitar 370 kilometer.

"Kedua rudal tampaknya telah mendarat di luar zona ekonomi eksklusif Jepang," kata pemerintah Jepang.

Dilaporkan oleh The Straits Times, peluncuran Senin terjadi ketika kapal induk AS, USS Nimitz dan kapal-kapal dari kelompok penyerang yang menyertainya dijadwalkan berlabuh di Pangkalan Angkatan Laut Korea Selatan.

"Sebelum kedatangannya, kapal induk itu akan mengadakan latihan maritim bersama dengan pasukan Korea Selatan pada Senin di lepas pantai selatan semenanjung Korea," kata Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Kementerian itu menguraikan rencana kunjungan kapal induk itu, yang menandai yang pertama sejak kunjungan kapal USS Ronald Reagan September lalu, diatur sebagai bagian dari upaya untuk memiliki lebih banyak "aset strategis" AS di wilayah itu untuk menghalangi Korea Utara.

Provokasi Serius

Militer Korea Selatan "mengutuk keras" peluncuran rudal Korea Utara yang berulang kali sebagai provokasi serius yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, dan menyerukan penghentian segera.

"Kami akan terus mengawasi berbagai aktivitas Korea Utara dan mempertahankan postur kesiapan yang kuat berdasarkan kemampuan untuk menanggapi provokasi apa pun secara luar biasa," kata JCS dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa mereka akan melanjutkan latihan militer dengan AS sesuai rencana.

Pemerintah Jepang juga mengajukan "protes keras" kepada Korea Utara, dengan mengatakan peluncuran misilnya mengancam keselamatan dan perdamaian Jepang, kawasan, dan komunitas internasional.

Komando Indo-Pasifik AS, mengatakan peluncuran terbaru tidak menimbulkan ancaman langsung bagi personel AS atau sekutu mereka.

"Tetapi rudal tersebut menyoroti dampak destabilisasi dari senjata pemusnah massal dan program rudal balistik Pyongyang yang melanggar hukum," katanya dalam sebuah pernyataan.

Korea Utara telah meningkatkan uji coba militernya dalam beberapa pekan terakhir, termasuk penembakan beberapa rudal jelajah pada Rabu yang menurut Pyongyang ditujukan untuk melatih serangan nuklir taktis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.