Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Rendam Sejumlah Lokasi di Bukittinggi, Lima Pohon Tumbang

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Rendam Sejumlah Lokasi di Bukittinggi, Lima Pohon Tumbang Doc: antara
Ket. Petugas BPBD Kota Bukittinggi, Sumatera Barat melakukan penyedotan air yang menggenangi perumahan warga akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (27/03) malam.

BUKITTINGGI -Sejumlah lokasi di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami banjir atau digenangi air dan pohon tumbang akibat curah hujan yang tinggi disertai angin kencang sejak Senin (27/08) malam hingga Selasa (28/3) tengah malam.

"Ada lima pohon tumbang di beberapa lokasi, kemudian empat titik kebanjiran digenangi air, tidak ada korban jiwa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi, Ibentaro Samudera, Selasa (28/3).

Ia mengatakan sesuai laporan pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana (Pusdalops-Pb) BPBD Bukittinggi, semua daerah terdampak kebencanaan itu sudah berhasil ditangani hingga Selasa dini hari.

"Untuk pohon tumbang terjadi di daerah Simpang Mandiangin, Garegeh, Jalan PDRI, Koto Selayan, dan Jalan Soekarno Hatta," katanya.

Pohon tumbang sempat membuat kemacetan dan menghambat akses jalan warga dari arah Bukittinggi ke Payakumbuh serta sebaliknya.

"Juga ada baliho yang tumbang di Simpang Mandiangin. Terhadap hal itu sudah dilakukan pembersihan," katanya.

Sementara untuk daerah yang mengalami kebanjiran berada di Pulai Anak Air, Pintu Kabun, Pakoan Gulai Bancah, dan belakang pengadilan negeri.

"Petugas langsung bereaksi ke lapangan, sudah dilakukan evakuasi warga dan penyedotan air," ujarnya.

Selain pohon tumbang dan banjir, hujan disertai angin kencang saat warga melaksanakan Ibadah Tarawih Ramadan itu juga merusak papan nama Taman Makam Pahlawan (TMP) Gulai Bancah.

"Hujannya besar, anginnya juga kencang sekali, ada beberapa rembesan air yang masuk di sela atap rumah saking kencangnya angin membawa air hujan masuk rumah," kata seorang warga, Radjo (45).

"Saya melihat sendiri pohon tumbang di jalan besar di Garegeh, beruntung tidak ada pengendara jalan yang tertimpa, semoga cuaca ekstrem ini tidak terjadi lagi," tambah warga lainnya, Joni (48).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.