Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tidak Ada Korban Jiwa Saat Banjir Bandang di Kuningan

📅 Minggu, 26 Mar 2023, 16:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tidak Ada Korban Jiwa Saat Banjir Bandang di Kuningan Doc: ANTARA/Ho- warga Hardiana
Ket. Tangkapan layar- Banjir bandang terjadi di Desa Jamberama, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Cirebon - Semoga segera dapat bantuan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Indra Bayu Permana memastikan tidak ada korban jiwa saat bajir bandang yang menerjang Desa Jamberama.

"Kami pastikan korban jiwa tidak ada untuk bencana alam banjir bandang yang menerjang Desa Jamberama, Kecamatan Selajambe," kata Indra saat dihubungi di Cirebon, Minggu.

Indra mengatakan banjir bandang yang terjadi di Desa Jemberama, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, terjadi pada Sabtu (25/3), di mana pada saat kejadian di daerah itu hujan lebat, sehingga aliran sungai meluap dan menerjang permukiman.

Menurutnya, petugas juga langsung melakukan pendataan dan hasilnya dapat dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir bandang tersebut, hanya saja air bercampur lumpur masuk ke dalam permukiman warga.

"Kami bekerja sama dengan semua instansi terkait serta masyarakat sekitar sudah melakukan pembersihan material yang masuk ke dalam rumah," tuturnya.

Indra menambahkan, banjir bandang menerjang sebanyak 12 rumah warga yang berada di bantaran Sungai Cilimus, dan pada saat kejadian penghuni rumah sudah mengevakuasi ke tempat lebih aman.

Menurutnya pada Sabtu (25/3) dari jam 15.00 WIB hingga sekitar 18.00 WIB wilayah Kabupaten Kuningan, terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Akibatnya lanjut Indra, terdapat delapan kejadian bencana alam di daerah itu, mulai dari banjir bandang, tanah longsor, dan jembatan putus.

"Untuk kejadian paling banyak itu tanah longsor dengan jumlah enam lokasi, seperti di Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe, Gunungmanik, Kecamatan Ciniru, dan lainnya," katanya.

Petugas kata Indra, saat ini sedang mengupayakan untuk pembersihan material longsor, serta mendata kerusakan akibat bencana alam tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.