Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Pemprov dan BKKBN Sulut Akselerasi Penurunan Stunting hingga 12 Persen

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 01:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Pemprov dan BKKBN Sulut Akselerasi Penurunan Stunting hingga 12 Persen Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Wakil Gubernur, Steven Kandouw (kanan) bersama Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, Diano T Tandaju memberikan keterangan pers terkait upaya penurunan stunting di daerah ini.

Manado - Perkuat kolaborasi. Pemerintah Provinsi dan Badan Kependudukan, Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara terus melakukan akselerasi menurunkan stunting hingga 12 persen di akhir tahun.

"Program penurunan stunting jalan terus, tim percepatan penurunan stunting akan lebih massif lagi menggelar acara di kabupaten dan kota," sebut Wakil Gubernur Steven Kandouw di Manado, Jumat.

Wagub Kandouw sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting mengatakan, secara 'de facto' terjadi penurunan, akan tetapi prevalensinya masih ada.

"Kita akan melaksanakan kegiatan secara bersama di Kabupaten Bolaang Mongondow dalam bentuk Safari Stunting," katanya.

Wakil Gubernur Sulut mengatakan, upaya penurunan stunting pada tahun ini akan lebih bagus lagi dibanding tahun kemarin.

"Pak Presiden selalu memonitor dua hal dalam setiap rapat koordinasi yaitu inflasi dan stunting. Kita tidak boleh lalai, BBKBN akan terus berkoordinasi tentang upaya penurunan stunting," ujarnya.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut, Diano T Tandaju mengatakan, sinergitas dengan pemerintah provinsi dalam penurunan angka stunting di daerah terus terbangun dan berjalan bersinergi.

"Kami gembira atas dukungan wakil gubernur, asisten dan teman-teman di provinsi, harapan kami acara yang dikemas dalam Safari Stunting itu berdampak pada penurunan stunting di daerah ini," katanya.

Safari Stunting akan diawali dari Kabupaten Bolaang Mongondow Timur karena di daerah tersebut kenaikannya di tahun 2022 sebesar 30 persen, setelah itu di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan provinsi.

"Ke depan kami berharap angka stunting Sulut boleh turun cepat menyaingi Bali yang sudah 14 persen. Kami juga optimistis ikut bergabungnya TNI untuk membantu di akhir tahun 2023 angka stunting Sulut mencapai 12 persen," katanya menambahkan.

Angka stunting provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut sebagaimana hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 sebesar 20,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.