Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama Bilateral, PM Inggris dan PM Albania Bertemu Bahas Imigran Ilegal

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 01:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama Bilateral, PM Inggris dan PM Albania Bertemu Bahas Imigran Ilegal Doc: ANTARA/Media Center G20 Indonesia/Fikri Yusuf
Ket. Foto arsip - Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menghadiri acara Welcoming Dinner and Cultural Performance KTT G20 2022 di kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).

London - Perkuat kerja sama bilateral. Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak bertemu dengan Perdana Menteri Albania Edi Rama di Downing Street, Kamis waktu setempat (23/3), guna membahas penanganan masalah imigran ilegal dan perlindungan keamanan warga negara kedua negara.

"Kedua pemimpin menegaskan tekad bersama mereka dalam memperluas dan mempererat hubungan Inggris-Albania, bekerja sama dalam mengatasi ancaman global dan regional dan memperkuat kemitraan bilateral," kata Kantor Perdana Menteri Inggris.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin bertekad bahu membahu bekerja menurut Komunike Bersama dan Satuan Tugas yang disepakati Desember tahun lalu, dan mengedepankan prioritas bersama mereka dalam menangani migrasi ilegal dan geng kriminal penyelundup manusia.

Sunak dan Rama juga menyambut kemajuan yang dicapai hingga ini di manasekitar 800 imigran ilegal kembali ke Albania sejak Desember.

Pada 8 Maret, Sunak mengungkapkan kepadaMajelis Rendah bahwa pemerintahannya sudah menjalin perjanjian pengembalian imigran gelar dengan beberapa negara termasuk India, Pakistan, Serbia, dan Nigeria, sementara kesepakatan lain dengan Albania mengizinkan Inggris memulangkan "ratusan orang" imigran gelap.

Mereka juga sepakat bahwa tim gabungan Inggris-Albania akan melakukan "penilaian kapasitas penjara Albania", dengan maksud memulangkan semua warga negara Albania yang memenuhi syarat dalam sistem penjara Inggris.

"Sebagai sekutu NATO, sesama anggota Dewan Keamanan PBB dan mitra dekat, kedua pemimpin juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk bekerja sama dalam melindungi keamanan warga negara kita, membela demokrasi dan mempromosikan hak asasi manusia, termasuk melalui respons internasional yang kuat terhadap agresi Rusia," tambah Kantor Perdana Menteri Inggris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.