Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bakamla RI Partisipasi dalam Forum IORA di Sri Lanka

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 00:32 WIB | Oleh:
Bakamla RI Partisipasi dalam Forum IORA di Sri Lanka Doc: Istimewa
Ket. Bakamla RI hadir dalam forum Indian Ocean Rim Association’s (IORA), di Colombo, Sri Lanka, beberapa hari lalu.

JAKARTA - Dalam memenuhi komitmennya untuk turut hadir dan siap dalam pengamanan perairan di kawasan internasional, Bakamla RI turut hadir dalam forum Indian Ocean Rim Association's (IORA).

Menurut siaran persnya, Bakamla RI yang diwakili Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Friche Flack menyampaikan perkembangan terkini dan usulan kerja sama di masa mendatang, khususnya di ranah Kelompok Kerja Keamanan dan Keselamatan Maritim (Working Group in Maritime Security and Safety - WGMSS). Berlangsung di Colombo, Sri Lanka beberapa hari lalu.

Dihadiri oleh 18 dari 23 negara anggota IORA, Laksma Bakamla Friche Flack memaparkan upaya Bakamla RI di ranah WGMSS, di antaranya penyelenggaraan Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) di tahun 2021 dan 2023 bersama Australia Border Force (ABF) yang juga turut dihadiri oleh negara anggota IORA; melaksanakan Program Peningkatan Kapasitas yang merupakan salah satu pilar dalam Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM) yang juga turut dihadiri oleh perwakilan negara anggota IORA; dan juga pelaksanaan Pelatihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS).

Pertemuan ke-3 IORA ini dihadiri oleh perwakilan negara anggota, seperti Indonesia, Sri Lanka, Yaman, Thailand, Tanzania, Afrika Selatan, Somalia, Seiselensa, Mozambik, Australia, India, Iran, Kenya, Malaysia, Madagaskar, Prancis, Mauritius, dan Maladewa.

Berlangsung sejak Selasa (21/3) hingga hari ini, pertemuan kental membahas isu maritim yang terjadi di negara-negara anggotanya. Wilayah tepi Samudra Hindia atau Indian Ocean Rim, menghadapi banyak tantangan keamanan dan keselamatan maritim, baik dalam bentuk tradisional dan non-tradisional.

Hal tersebut termasuk aksi pembajakan, perampokan bersenjata di laut, kejahatan terorganisir transnasional seperti penyelundupan manusia, perdagangan manusia dan perdagangan narkoba, serta perdagangan gelap satwa liar, IUU fishing, polusi di laut, eksploitasi sumber daya laut yang berlebihan, dan pengangkutan bahan berbahaya secara ilegal.

Perubahan iklim dan perusakan keanekaragaman hayati laut juga menantang keselamatan dan keamanan Samudera Hindia. Tanpa disadari, infrastruktur penting turut terhubung ke laut yang rentan secara fisik, digital, dan lingkungan. Dalam hal ini, negara-negara anggota IORA sepakat sumber daya laut perlu dilindungi.

Bakamla RI yakin kolaborasi di antara negara-negara anggota IORA akan mengarah pada Samudera Hindia yang aman, terjamin, sejahtera, dan berkelanjutan untuk kemakmuran negara-negara anggota dan non-anggota di kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.