Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Inovasi, Bantul Atasi Kesulitan SDM Usaha Pertanian dengan Bantuan Alsintan

📅 Kamis, 23 Mar 2023, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Inovasi, Bantul Atasi Kesulitan SDM Usaha Pertanian dengan Bantuan Alsintan Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Alat mesin pertanian atau mesin pemanen padi di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Perkuat inovasi. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengatasi kesulitan sumber daya manusia usaha pertanian dengan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani wilayah ini.

"Sekarang ini kan petani kesulitan mencari orang untuk tenaga tanam, tenaga panen, sehingga dengan alsintan yang diberikan ke kelompok-kelompok tani itu sangat membantu," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo di Bantul, Kamis.

Menurut dia, bantuan alsintan dari pemerintah kepada kelompok tani sudah dilakukan sejak tahun 2016, dan hingga tahun ini yang rencananya ada enam alat mesin pertanian yang akan diberikan kepada kelompok tani.

Alat mesin pertanian tersebut ada yang berupa alat pengolah tanah atau traktor, alat penyemprotan atau drone, alat mesin tanam atau rice transplanter, dan alat pemanen padi atau combine harvester.

"Saya lupa datanya berapa yang sudah diberikan kepada kelompok tani, namun itu sangat membantu, karena pertanian itu baik pengolahan lahan, dan panen perlu cepat, apalagi ada program IP (Indeks Pertanaman) Padi 400 yang harus dicapai di Bantul," katanya.

Dia juga mengatakan, bagi kelompok tani yang sudah mendapatkan bantuan alsintan bisa menyewakan kepada petani lain yang belum memiliki, dan pendapatannya bisa untuk operasional, maupun keperluan untuk perbaikan jika terjadi kerusakan.

"Makanya sekarang ini juga banyak pengusaha pengusaha itu menyewakan alsintan, bahkan ada di Purworejo satu orang punya 60 unit alat panen, dari pada membeli truk katanya lebih untung punya alat mesin pertanian," katanya.

Meski demikian, kata dia, bantuan alsintan kepada kelompok tani di Bantul terus diupayakan dengan melihat prioritas atau yang paling membutuhkan, mengingat di Bantul ada sebanyak 860 kelompok tani, yang tergabung dalam 75 gabungan kelompok tani (gapoktan).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.