Kebakaran Tak Ganggu Pasokan Beras
Kamis, 23 Mar 2023, 08:28 WIBJAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi menegaskan kebakaran di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta pada Selasa (21/3) tak mengganggu distribusi gudang beras Bulog. Pemerintah menjamin penyaluran ke masyarakat tetap lancar.
"Sudah kita lakukan pengecekan, beras pedagang serta 5.000 ton beras Bulog yang dikelola Food Station aman, karena yang terbakar gudang packaging," ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran di PIBC Jakarta, Selasa (21/3).
Arief mengatakan masyarakat tak perlu khawatir kondisi beras di PIBC dipastikan aman dan tidak mengganggu distribusi beras untuk DKI Jakarta dan sekitarnya. "Aktivitas perdagangan dan pendistribusian beras jelang Ramadan dan hari Kamis besok juga dipastikan tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan," ujarnya.
Lebih lanjut Arief mengatakan keamanan fasilitas pergudangan di PIBC dapat terus ditingkatkan dan diawasi secara berkala. Mengingat, PIBC merupakan pasar yang sangat penting karena memasok 60 persen kebutuhan beras Jakarta.
"PIBC merupakan sentra pendistribusian beras yang sangat penting karena menjadi pemasok utama beras untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Seperti kita ketahui Jakarta merupakan barometer nasional, apabila pasokan beras di Jakarta terganggu maka pasokan nasional pun akan terhambat," tuturnya.
Selain itu, dia menambahkan, PIBC juga menjadi sentra pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras. Melalui program ini Bulog menggelontorkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ke para mitra pedagang di PIBC dengan tujuan untuk mengendalikan harga beras di tingkat konsumen.
Arief mengaku lega ketika mengetahui bahwa tidak ada korban jiwa dan tidak ada beras yang ikut terbakar. Artinya tidak ada beras yang terbuang, mengingat saat ini stok beras di PIBC masih terus diupayakan untuk ditingkatkan.
"Ketersediaan stok beras baik di petani, penggilingan, Bulog, maupun pedagang harus dijaga serta dimanfaatkan dengan baik. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menyampaikan untuk menjaga pasokan dan harga beras jelang puasa dan lebaran tahun 2023 ini. Selain itu, harga beras harus dihitung dan dijaga keseimbangannya karena menentukan pengendalian inflasi," paparnya.
Berdasarkan data Food Station, stok beras rata-rata di PIBC saat ini berada di posisi sekitar 19 ribu-20 ribu ton. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan dalam waktu dekat seiring meningkatnya volume panen raya, diharapkan bisa mencapai 30 ribu ton.
Arief berpesan agar kejadian ini menjadi pelajaran yang berharga sehingga kedepannya ia mengajak para pihak baik pedagang, pengelola, maupun konsumen sama-sama bisa menjaga keamanan kerja di lokasi PIBC.
Perkuat Koordinasi
Sementara itu, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di kesempatan lain menuturkan, untuk menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri 1444 H, koordinasi antarlembaga dan pemerintah daerah akan kembali dilakukan seperti saat perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
- kebakaran
- Beras
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
- NFA (National Food Agency)
- Pasar Induk Beras Cipinang
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi dari Malaysia
-
Marquez Raih Kemenangan ke-100, Sapu Bersih MotoGP Hungaria
-
Aksi Pemadaman Lampu di Jakarta Tekan Emisi Karbon hingga 60,14 Ton CO2e
-
Buntut Panjang Ketegangan Timur Tengah, Uni Eropa Beri Sanksi Baru untuk Iran
-
Menkeu Katakan Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026
-
Invasi Pasukan Korea Utara di Seoul, Rilis Call of Duty: Modern Warfare 4 Sulut Kontroversi?
-
BPOM Siap Cegah Kelangkaan Obat Esensial Akibat Kenaikan Biaya Produksi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.