Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Didukung Hilirisasi Industri, Ekonomi RI pada 2025 Bisa Tumbuh 5,7%

📅 Selasa, 21 Mar 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Didukung Hilirisasi Industri, Ekonomi RI pada 2025 Bisa Tumbuh 5,7% Doc: ISTIMEWA
Ket. Bank Indonesia

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan ekonomi Indonesia pada 2025 mampu tumbuh dalam kisaran 4,9-5,7 persen. Pertumbuhan yang cukup tinggi ini, antara lain didukung oleh hilirisasi industri, ekspor, dan digitalisasi ekonomi.

"Secara keseluruhan dalam jangka menengah panjang tahun 2025, kami perkirakan pertumbuhan ekonomi bisa naik kembali 4,9-5,7 persen, bahkan bisa lebih tinggi hingga kemudian 2028 (tumbuh) 5,1-5,9 persen," kata calon Gubernur BI 2023-2028, Perry Warjiyo, dalam uji kelayakan dan kepatutan, di Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (20/3).

Seperti dikutip dari Antara, Komisi XI DPR mengadakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon tunggal Gubernur BI periode 2023-2028 yakni Perry Warjiyo. Perry diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur BI periode 2023-2028.

Perry yang saat ini menjabat Gubernur BI mengatakan dalam jangka menengah panjang BI akan terus mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas ekonomi, baik pembangunan infrastruktur, hilirisasi industri, ekspor maupun reformasi struktural, dan digitalisasi ekonomi serta peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Inflasi Tetap Rendah

Selain itu, tambah Perry, BI juga memperkirakan inflasi tetap rendah sekitar dua setengah persen plus-minus satu persen, didukung oleh kenaikan kapasitas produksi nasional dalam memenuhi kenaikan permintaan agregat.

Perry menuturkan defisit transaksi berjalan juga diperkirakan tetap terkendali pada tingkat yang rendah, sehingga menopang stabilitas nilai tukar rupiah, kenaikan cadangan devisa, dan ketahanan sektor eksternal Indonesia.

Di samping itu, BI memperkirakan prospek ekonomi Indonesia 2023-2024 terus melanjutkan pemulihan dan kebangkitan di mana ekonomi Indonesia 2023 diprediksi tumbuh pada kisaran 4,5-5,3 persen dan lebih tinggi pada 2024 di kisaran 4,7-5,5 persen.

Inflasi 2023 diperkirakan akan kembali ke dalam sasaran tiga plus minus satu persen, dengan inflasi inti terjaga di sekitar tiga persen. Sedangkan inflasi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali di bawah empat persen mulai September 2023, dan ditargetkan berada di dua setengah plus minus satu persen pada 2024.

Selanjutnya, pertumbuhan kredit akan tumbuh pada kisaran 10-12 persen pada 2023 dan 2024. Stabilitas eksternal akan tetap terjaga. Ekonomi dan keuangan digital juga akan meningkat pada 2023 dan 2024 didukung dengan perkembangan e-commerce, uang elektronik, dan digital banking.

Secara keseluruhan, dengan lintasan prospek kebangkitan ekonomi Indonesia tersebut, Perry mengatakan Indonesia diperkirakan mampu menjadi negara maju berpendapatan tinggi pada 2047.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.