Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Fungal Acne dan Tanda-tandanya, Awas Beda dari Jerawat Biasa

📅 Senin, 20 Mar 2023, 10:40 WIB | Oleh:
Mengenal Fungal Acne dan Tanda-tandanya, Awas Beda dari Jerawat Biasa Doc: Pixabay
Ket. Ilustrasi

Pakar dermatologi dari Dermatology Clinic di Baton Rouge, Louisiana, Dr. Mallory Abate berbicara soal fungal acne yang mirip seperti jerawat biasa. Namun, nyatanya kondisi tersebut membutuhkan perawatan yang sangat berbeda.

Menurut Business Insider dan Medical Daily, fungal acne bukanlah jerawat. Kondisi ini disebabkan jamur tumbuh secara berlebihan dan menyebabkan peradangan pada folikel rambut lalu memunculkan benjolan merah berisi nanah seperti jerawat. Menurut Mayo Clinic, infeksi dapat menyebar dan berubah menjadi luka berkerak.

Ada beberapa tanda yang membantu membedakan antara fungal acne dan jerawat biasa, salah satunya jerawat biasa biasanya terdapat komedo, lesi yang lebih besar, sementara fungal acne kebanyakan "monomorfik" dan terlihat sama secara keseluruhan. Sementara, fungal acne terasa sangat gatal dibandingkan dengan jerawat biasa.

"Biasanya, kami membuat diagnosis ketika jerawat tidak membaik dengan menggunakan perawatan jerawat biasa tetapi sembuh dengan terapi antijamur," kata pakar dermatologi di Mount Sinai Hospital, New York City, Dr. Joshua Zeichner, dikutip dari Antara, Senin (20/3).

Kemudian, perawatan untuk fungal acne berbeda dengan jerawat biasa. Abate mengimbau untuk memastikan terlebih dahulu diagnosisnya dan coba pengobatan lain untuk jerawat terlebih dahulu. Sebab, antijamur oral dapat menyebabkan efek samping seperti diare, mual, muntah, dan sakit perut.

Folikulitis biasanya bermanifestasi di bagian kulit yang berminyak. Untuk mengatasi hal ini, cara terbaik dengan menjaga kulit tetap bersih saat cuaca panas dan setelah berolahraga.

Selain itu, orang-orang disarankan menghindari produk perawatan kulit yang menyumbat pori-pori seperti krim pelembap yang berat.

Abate juga menyarankan masyarakat menghindari penggunaan antibiotik oral jangka panjang, yang dapat mengubah mikrobioma normal dan memungkinkan pertumbuhan jamur yang berlebihan. Jika tidak diobati, folikulitis parah dapat menyebabkan penipisan rambut atau kerontokan rambut permanen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.