Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencurian Penutup Saluran Air Tertangkap Kamera, Wali Kota Surabaya Berang

📅 Minggu, 19 Mar 2023, 14:23 WIB | Oleh:
Pencurian Penutup Saluran Air Tertangkap Kamera, Wali Kota Surabaya Berang Doc: Istimewa
Ket. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, merasa kesal dengan aksi pencurian besi penutup saluran air yang terjadi di Jalan Ngagel Jaya Utara, Jumat (17/3). Melihat aksi itu, Wali Kota Eri Cahyadi tak tinggal diam, dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Eri menegaskan, jangan sampai ada yang mengganggu pembangunan di Surabaya. Bila ada kejadian serupa, ia mengimbau kepada seluruh warga Kota Pahlawan untuk tak segan menangkap pelakunya.

"Lek wayahe bangun ojok digarai (kalau lagi membangun kota jangan diusik). Karena pembangunan itu (penanganan banjir) berdampak besar pada orang Surabaya, untuk mengurangi banjir, lah kok malah dicolong (kok malah dicuri). Mulai saiki, lek onok sing nyolong, ayo dicekel bareng-bareng (mulai sekarang, kalau ada yang mencuri, ayo ditangkap bersama)," ujar dia, Minggu (19/3) lewat keterangan tertulis.

Aksi pencurian besi penutup saluran air yang terjadi pada pukul 03.53 WIB itu, membuat wali kota geram. Maka dari itu, ia meminta kepada para penegak hukum di Surabaya untuk menangkap pelakunya agar segera ditangkap dan diproses pidana.

Kejadian pada Sabtu dini hari itu sempat tertangkap kamera CCTV. Dalam aksi tersebut, ada tiga orang pria yang terlihat jelas mengangkat besi penutup saluran kemudian dinaikkan ke dalam gerobak sampah. "Pencurian semalam juga sudah kita masukkan dan laporkan, jadi wajahnya tertangkap CCTV," kata Eri.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu mengimbau kepada warga Surabaya untuk menjaga kota ini. Dirinya juga meminta kepada warga untuk tak segan melaporkan jika terjadi aksi serupa di lingkungannya. Pelaporan tersebut harus bisa dibuktikan dengan rekaman berupa foto atau video kemudian dikirim ke nomor pengaduan Pemerintah Kota (Pemkot) di nomor telepon 0811-311-5777.

"Bisa juga dilaporkan ke Wargaku atau nomor telepon pengaduan. Warga Suroboyo ayo jogo Suroboyo bareng-bareng (warga Surabaya, ayo kita jaga Surabaya bersama-sama), di samping itu kita juga gelar patroli," imbaunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto menambahkan, telah melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Upaya yang dilakukan mulai dari menyesuaikan bahan besi yang berat agar tidak mudah diangkut," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.