Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Selatan Hibahkan Instalasi Pengolah Air untuk IKN

📅 Minggu, 19 Mar 2023, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Selatan Hibahkan Instalasi Pengolah Air untuk IKN Doc: ANTARA/Novi Abdi
Ket. Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korsel Won Hee-ryong dalam kunjungannya ke Ibu Kota Nusantara, Sabtu 18 Maret 2023.

BALIKPAPAN - Pemerintah Korea Selatan memberi hibah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bendungan Sepaku-Semoi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"IPA ini berkapasitas 300 liter per detik," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti di IKN Nusantara, Sabtu (18/3).

Dirjen Cipta Karya menjadi tuan rumah dari kunjungan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan Won Hee-ryong.

Korea Selatan memberikan hibah tersebut melalui K-Water, badan usaha milik negara yang mengurusi hal air bersih.

K-Water akan segera membangun IPA tersebut di lokasi yang sudah ditentukan di komplek Bendungan Sepaku.

"Lokasinya di kawasan yang ditandai dengan bendera," tunjuk Dirjen Diana ke sisi timur tenda acara.

Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan Won Hee-ryong mengatakan telah melihat keseriusan dan kesungguhan Pemerintah Indonesia dalam membangun IKN, yang antara lain ditunjukkan dengan memikirkan hingga detail hampir setiap hal yang berkenaan dengan IKN.

Tentang IPA yang akan dibangun dan dihibahkan untuk Indonesia tersebut, menurut Menteri Won, akan menjadi tanda eratnya persahabatan Indonesia dan Korea Selatan.

Pemerintah Republik Korea Selatan juga menyatakan dukungan pada pembangunan IKN menjadi kota cerdas dengan teknologi canggih.

"Untuk upaya kolaborasi ini, Korea membutuhkan data dan informasi proyek IKN, juga koordinasi dan mendengar lebih lanjut apa saja kebutuhan dari IKN," kata Menteri Won

Termasuk dalam kunjungannya ini, saat berada di Titik Nol IKN, meski Menteri Won memperhatikan bahwa cuaca yang panas di IKN dengan temperatur hingga 35 derajat Celsius saat itu yang tampak tidak mempengaruhi para pekerja.

Dia menawarkan apakah perlu diadakan semacam ruang penyejuk, dan sebagai perlengkapan personal, rompi khusus-penyejuk untuk dipakai para pekerja.

Menurut Menteri Won, dua hal ini menjadi solusi untuk peningkatan produktivitas pekerja seperti terbukti pada pekerja Korea.

"Kita selalu terbuka untuk hal kemajuan dan peningkatan produktivitas dengan penyesuaian, bisa saja hal ruang atau rompi khusus itu dicoba," kataSekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Achmad Jaka Santos Adiwijaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.