Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekurangan Oksigen, Jutaan Ikan Mati Menutupi Sungai di Australia

📅 Minggu, 19 Mar 2023, 08:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kekurangan Oksigen, Jutaan Ikan Mati Menutupi Sungai di Australia Doc: AFP/Graeme McCrabb
Ket. Ribuan ikan mati menyumbat sungai dekat kota Menindee di New South Wales, Australia. Foto diambil dari video pada 17 Maret 202 milik Graeme McCrabb.

SYDNEY -Jutaan ikan yang mati dan membusuk menyumbat aliran sungai yang luas di dekat kota terpencil di pedalaman Australia saat gelombang panas membakar melanda wilayah tersebut.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan perahu melalui jutaan ikan mati yang menutupi sungai. Sungai dan yang ada di dalamnya hampir tidak terlihat.

Pemerintah New South Wales mengatakan pada Jumat (17/3) bahwa "jutaan" ikan telah mati di Sungai Darling dekat kota kecil Menindee. Peristiwa 'pembunuhan massal' ketiga yang melanda daerah tersebut sejak 2018.

"Benar-benar mengerikan, ada ikan mati sejauh mata memandang," kata Graeme McCrabb, warga Menindee kepada AFP.

"Sungguh tidak masuk akal untuk dipahami," katanya. Pembunuhan ikan tahun ini tampaknya lebih buruk dari sebelumnya.

"Dampak lingkungannya tak terduga."

Populasi ikan seperti ikan herring bertulang dan ikan mas telah berkembang pesat di sungai itu setelah banjir baru-baru ini, menurut pemerintah negara bagian. Namun sekarang ikan-ikan mati dalam jumlah besar karena banjir surut.

"Kematian ikan ini terkait dengan rendahnya kadar oksigen di dalam air (hipoksia) saat air banjir surut," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

"Cuaca panas di wilayah itu juga memperburuk hipoksia, karena air yang lebih hangat mengandung lebih sedikit oksigen daripada air dingin, dan ikan membutuhkan oksigen yang lebih tinggi pada suhu yang lebih hangat."

Kematian ikan sebelumnya di Menindee, sekitar 12 jam berkendara ke arah barat Sydney, disebabkan oleh kurangnya air di sungai karena kekeringan yang berkepanjangan, dan mekarnya ganggang beracun yang membentang lebih dari 40 km.

"Sayangnya, ini bukan yang terakhir," pemerintah New South Wales memperingatkan pada 2019.

"Kita lihat puluhan kilometer ada ikan sejauh mata memandang, ini pemandangan yang cukup menantang," kata Juru bicara perikanan pemerintah negara bagian Cameron Lay kepada ABC.

Menindee berpenduduk sekitar 500 orang dan dilanda kekeringan dan banjir dalam beberapa tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.