Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNI Optimistis Kinerja Terus Melesat Dengan Menggenjot Transformasi Bisnis

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 07:08 WIB | Oleh:
BNI Optimistis Kinerja Terus Melesat Dengan Menggenjot Transformasi Bisnis Doc: Istimewa
Ket. Jajaran Direksi BNI saat RUPS Tahunan Kinerja 2022

JAKARTA- PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) Tbk. atau BNI optimistis mampu meningkatkan kinerjanya secara berkelanjutan. Optimisme itu didukung oleh berbagai inovasi yang dikembangkan perusahaan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam memperoleh layanan dan akses keuangan.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar di Jakarta, Kamis (17/3) mengatakan BNI fokus pada pengembangan infrastruktur teknologi dan inovasi digital dalam rangka meningkatkan kemampuan transaksional, terutama pada aplikasi BNI Mobile Banking dan BNIDirect. Hal itu bertujuan agar BNI dapat menjadi top of mind transactional bank bagi nasabah.

"BNI juga gencar melakukan perluasan partnership melalui platform open API dan pengembangan teknologi terkini seperti AI, blockchain, hingga metaverse dalam rangka memperluas ekosistem bisnis dan meningkatkan pengalaman pelanggan," kata Royke dalam konferensi persnya.

Perusahaan juga fokus pada peningkatan Current Account Saving Account (CASA) dan Fee Based Income (FBI) yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan ekspansi bisnis terutama ke nasabah top tier, mulai dari segmen korporasi dan turunan bisnisnya yang masuk dalam sektor industri prospektif, hingga segmen konsumer, dengan tetap mengedepankan asas prudential banking.

"Tentunya kami juga akan melanjutkan transformasi human capital, culture, dan operasional sehingga lebih agile dan lean dalam mendukung bisnis. Kami juga memperkuat jaringan bisnis internasional dalam mendukung penetrasi pasar global serta terus mengoptimalkan sinergi BNI Group dalam memperkuat posisi Perusahaan Anak," jelas Royke.

Dengan transformasi yang dilakukan, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memacu kinerja di masa depan. Royke yakin dengan transformasi yang telah dilakukan, perseroan bisa mencapai target yang telah ditetapkan dalam rencana bisnis bank berupa indikator kinerja utama, yaitu pertumbuhan kredit hingga 10 persen, dengan Non Performing Loan (NPL) gross kurang dari 2,5 persen pada akhir 2023.

Target pertumbuhan neraca yang berkualitas tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif terhadap profitabilitas perusahaan, sehingga Net Interest Margin (NIM) diproyeksikan berada di atas 4,8 persen dan Return on Equity (ROE) di kisaran 15,7- 16 persen.

Royke mengakui, pada 2023 diprediksi sebagai tahun yang penuh tantangan, dengan masih berlanjutnya perlambatan ekonomi dan tekanan inflasi secara global serta masih bergejolaknya hubungan Russia-Ukraina yang berimbas pada perekonomian dunia.

Sebaiknya Anda baca juga:

Meski demikian, lanjut Royke, masih ada peluang bagi Indonesia untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tetap berada pada tren yang positif. Salah satunya ditopang dari peluang melandainya inflasi ke angka 3,8 persen setelah meredanya dampak kenaikan harga BBM terhadap inflasi konsumen. Stabilnya ekonomi domestik ini tentunya akan menjadi katalis pertumbuhan bisnis yang sehat bagi perbankan.

"Dengan mempertimbangkan prospek dan potensi bisnis serta kondisi makro ekonomi, perseroan tetap optimistis bahwa pertumbuhan kinerja akan positif seiring dengan agenda transformasi yang masih berjalan di 2023," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.