Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ragukan Usulan Pembicaraan Damai, Kanselir Jerman Berjanji Tetap Dukung Militer Ukraina

24 Selasa, 14 Mar 2023, 14:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ragukan Usulan Pembicaraan Damai, Kanselir Jerman Berjanji Tetap Dukung Militer Ukraina Ragukan Usulan Pembicaraan Damai, Kanselir Jerman Berjanji Tetap Dukung Militer Ukraina Doc: antarafoto
Ket. Kanselir Jerman Olaf Scholz

BERLIN - Kanselir Jerman, Olaf Scholz menyuarakan keraguan tentang pembicaraan damai yang diusulkan dengan Rusia. Scholz justru berjanji akan melanjutkan dukungan militer Jerman ke Ukraina.

"Perang agresi Rusia terus berlanjut. Mereka merekrut pasukan baru dan mengirim mereka ke garis depan," kata Scholz dalam konferensi pers di Berlin, Senin (12/3).

Pernyataannya muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang proposal diplomat veteran Jerman Wolfgang Ischinger baru-baru ini untuk meluncurkan inisiatif perdamaian guna mengakhiri perang.

"Ukraina siap untuk perdamaian, tetapi tentu saja itu bukan perdamaian yang didikte. Anda tidak dapat bernegosiasi ketika seseorang menodongkan pistol ke kepala Anda. Namun, itulah yang masih ingin dilakukan oleh presiden Rusia," kata Scholz.

Dia menuding Presiden Rusia Vladimir Putin mengobarkan perang kejam melawan Ukraina yang mengakibatkan kematian ribuan warga sipil dan tentara.

"Di Rusia juga, banyak ibu dan ayah berduka atas kematian anak-anak mereka karena perang yang menghancurkan ini, atas rencana imperialis presiden Rusia," ujar dia.

Scholz menegaskan bahwa Jerman akan terus memberikan dukungan militer ke Ukraina bersama sekutunya.

"Apa yang kami lakukan saat ini bertujuan untuk mengubah situasi dan mewujudkan perdamaian yang adil bagi Ukraina," tuturnya.

Ischinger, mantan kepala Konferensi Keamanan Munich, memperingatkan bahwa seseorang tidak dapat mengakhiri perang dengan memberikan dukungan militer lebih lanjut ke Ukraina dan menyerukan peningkatan upaya diplomatik untuk solusi damai.

"Kita harus memulai proses untuk mencari solusi damai bagi Ukraina. Dan kita harus melakukannya sekarang," tulis dia dalam artikel tamu untuk surat kabar Tagesspiegel.

Dia juga mengusulkan pembentukan kelompok kontak politik-strategis di antara negara-negara yang dapat berkontribusi pada solusi damai.

Ischinger mengatakan kelompok ini harus memeriksa unsur-unsur rencana perdamaian yang mungkin, mengembangkan strategi negosiasi, dan menyiapkan rancangan teks dalam koordinasi dengan pihak berwenang Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.