Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puspsi TNI Berikan Dukungan Psikologis agar Relawan Dapat Bekerja Optimal

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 00:04 WIB | Oleh:
Puspsi TNI Berikan Dukungan Psikologis agar Relawan Dapat Bekerja Optimal Doc: Istimewa
Ket. Tim Psikososial Puspsi TNI memberikan intervensi psikologis kepada para relawan berupa tension release di akhir penugasan dengan kegiatan berupa fun game.

JAKARTA - Pusat Psikologi TNI menerjunkan tim psikososial untuk membantu mengatasi trauma yang dialami oleh para penyintas kebakaran Depo Pertamina Plumpang di lokasi pengungsi PMI Plumpang, Jakarta Utara.

Menurut siaran persnya, tim psikososial dari Puspsi TNI mendukung dan memberikan bantuan penanggulangan akibat bencana, pengungsian dan bantuan kemanusiaan dengan mendirikan posko layanan psikologi yang standby 24 jam di PMI Jakarta Utara sajak tanggal 7 Maret lalu.

Posko layanan psikologi itu untuk melaksanakan kegiatan trauma healing dalam rangka membantu mereduksi beban psikologis baik yang dialami para penyintas agar mencapai kesejahteraan psikis yang lebih baik setelah mengalami trauma pasca bencana kebakaran dan kelelahan bagi relawan melaksanakan tugasnya.

Tidak hanya kepada penyintas tragedi Plumpang, layanan psikologi juga diberikan kepada relawan PMI karena mereka telah bertugas sejak awal pasca kejadian hingga para penyintas medapatkan tempat tinggal.

Hal tersebut memungkinkan munculnya burnout kepada para relawan, terutama mereka yang baru bergabung sebagai relawan PMI. Kelelahan dan stres dalam bekerja (burnout), bukanlah hal yang bisa disepelekan, karena dapat mempengaruhi produktivitas dan menurunnya motivasi dalam bekerja.

Burnout merupakan kondisi stres di mana pekerja merasa lelah secara fisik, mental dan emosional. Ada tiga tanda yang muncul karena burnout, pertama kelelahan fisik.

Mereka selalu merasa kekurangan energi dan merasa lelah sepanjang waktu. Kedua, ditandai dengan kelelahan emosional, perasaan tidak berdaya, merasa terperangkap di dalam pekerjaannya.

Ketiga, kelelahan sikap atau mental. Mereka akan mulai merasa sinis dan negatif terhadap orang lain maupun pekerjaannya sehingga cenderung merugikan diri sendiri, pekerjaan, organisasi dan kehidupan.

Beberapa penyebab terjadinya burnout yaitu beban kerja yang menumpuk, tekanan pekerjaan yang tinggi dan atau karena kurang istirahat.

Memikul terlalu banyak tanggung jawab pekerjaan dan tidak mendapat dukungan atau menjalin hubungan yang dekat dengan orang lain. Adapun tanda-tanda yang dialami apabila terjadinya burnout adalah mudah marah, menurunnya sistem kekebalan atau imunitas dalam tubuh dan tidak lagi produktif dalam bekerja.

Tim Psikososial Puspsi TNI memberikan intervensi psikologis kepada para relawan berupa tension release di akhir penugasan dengan kegiatan berupa fun game baik berupa permainan kelompok maupun permainan penyatuan. Peserta didorong agar memahami esensi dari permainan (Debriefing) dan ditutup dengan selebrasi.

Hal ini bertujuan mengembalikan moril para relawan. Relawan yang mengikuti tension release berjumlah kurang lebih 40 orang yang terdiri dari relawan baru, relawan senior dan jajaran pengurus PMI Jakarta Utara.

Tim psikososial dari Pusat Psikologi TNI terdiri dari Mayor Ckm (K) Devita, psikolog sebagai Ketua Tim. Didukung oleh Kapten Laut (KH) MC Bayu Murti, psikolog, Letda Kes Lutfie Adjie Misbah, Sertu Satria Manggala Putra, Serda Bek/W Kiki Meilani W. dan Serda Keu/W A. Ummul M. Jaynur Dwiputri.

Testimoni dari petugas Tim Dukungan Psikososial PMI Jakarta Utara yang mengikuti program ini, Annita Andreyanny mengungkapkan kegiatan ini sangat membantu dalam mengembalikan mood para relawan. Suasana selama kegiatan berlangsung sangat cair sehingga dapat mengembalikan stabilitas emosi sekaligus terbangun kedekatan antara para relawan baru dan relawan senior.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.