Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap! Pempek Palembang Masuk 5 Besar Seafood Terenak di Dunia

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 11:10 WIB | Oleh:
Mantap! Pempek Palembang Masuk 5 Besar Seafood Terenak di Dunia Doc: Istimewa
Ket. Pempek Palembang Masuk 5 Besar Seafood Terenak di Dunia

Pempek masuk daftar seafood terbaik di dunia versi TasteAtlas dalam "10 Best Rated Seafood Dishes in the World" yang diperbarui Februari 2023. Makanan khas Palembang ini menempati posisi lima besar makanan berbahan seafood terenak di dunia.

Pempek mendapatkan skor 4,7 dari 5, yang membuatnya berada di urutan keempat seafood terbaik di dunia.

Di posisi lima besar, pempek mengungguli Espetos dari Spanyol. Sementara, makanan khas Palembang ini masih berada di bawah Amêijoas à bulhão dari Portugal, Gambas al ajillo dari Spanyol, dan Ceviche mixto asal Peru.

Pempek terbuat dari ikan umumnya ikan tenggiri, yang dikombinasikan dengan tepung tapioka. Biasanya, makanan ini disajikan dengan kuah cuko yang memiliki rasa manis, asam, dan pedas.

Selain itu, pempek juga biasanya dipadukan dengan mi telur, potongan mentimun, dan ebi bubuk. Makanan ini memiliki beberapa jenis, di antaranya kapal selam yang berisi telur.

Kemudian, ada pempek jenis lenjer yang memiliki bentuk silinder dan memanjang. Lalu, ada pempek bewarna agak kehitaman yang biasa disebut kulit lantaran terbuat dari kulit ikan.

Dilansir dari TasteAtlas, pempek adalah kue ikan tradisional Indonesia yang terbuat dari daging ikan giling dan tapioka. Asal muasal hidangan ini adalah kota Palembang, yang terletak di provinsi Sumatera Selatan.

Cerita asal mula pempek mengatakan bahwa seorang warga Palembang kuno bosan dengan ikan goreng atau ikan bakar tradisional, jadi dia memikirkan cara inovatif untuk menggiling daging ikan, mencampurnya dengan tepung tapioka, dan menggorengnya untuk mendapatkan camilan yang renyah dan lezat.

Ia kemudian berkeliling kota dan menjual pempek ikan tersebut kepada warga Palembang. Seiring berjalannya waktu, pempek dikenal sebagai camilan yang patut dipuji, dan saat ini pempek dianggap sebagai makanan tradisional Indonesia. Kue berbentuk bulat atau persegi panjang ini biasanya dikukus, dan sebelum disajikan digoreng dengan minyak sayur dan dipotong-potong seukuran sekali gigit.

Berikut 10 besar makanan berbahan seafood terenak di dunia versi TasteAtlas.

1. Amêijoas à bulhão pato - Portugal
2. Gambas al ajillo - Spanyol
3. Ceviche mixto - Peru
4. Pempek - Indonesia
5. Espetos - Spanyol
6. Maguro nigiri sushi - Jepang
7. Otoro nigiri sushi - Jepang
8. Loimulohi - Finlandia
9. Conchitas a la parmesana - Peru
10. Vieiras en su concha - Spanyol

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.