Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Andalkan Produk dalam Negeri, Iran Tidak Tertarik Membeli Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia

📅 Senin, 13 Mar 2023, 16:01 WIB | Oleh:
Andalkan Produk dalam Negeri, Iran Tidak Tertarik Membeli Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia Doc: Istimewa
Ket. Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Reza Ashtiani

TEHERAN - Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Reza Ashtiani, baru-baru ini mengatakan bahwa Iran tidak memiliki rencana untuk membeli sistem anti serangan udara S-400 Rusia, menekankan bahwa Republik Islam itu telah mandiri di bidang pertahanan udara.

S-400 Rusia dapat menjatuhkan semua jenis target udara termasuk rudal balistik dalam jarak 400 kilometer dengan ketinggian sampai 30 kilometer. Sistem ini begitu menggentarkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), hingga Turki dikeluarkan dari proyek jet tempur F-35 karena mengakuisisinya.

"Meskipun Teheran mempertahankan hubungan dekat dengan Rusia, Iran sekarang tidak perlu membeli sistem rudal pertahanan udara tambahan," kata Ashtiani dalam konferensi pers, Senin (6/3).

Dikutip dari Tehran Times, industri pertahanan udara di Iran, tambahnya, telah mencapai swasembada, dan bahkan banyak negara berusaha membeli sistem rudal pertahanan udara serupa buatan Iran, Bavar-373.

Ashtiani menekankan perkembangan mengesankan Iran dalam industri drone, dengan mengatakan negara-negara lain sangat ingin membeli drone Iran.

"Kekuatan drone Iran tidak tertandingi dan telah diuji, semua orang setuju. Akibatnya, kami menggunakan kepentingan kami sendiri untuk membantu beberapa negara dalam memperkuat kemampuan pertahanan mereka," ungkapnya.

Memuji "pencapaian sempurna" Iran dalam membangun drone siluman, tempur, dan pengintaian, Jenderal Ashtiani juga mengatakan ilmuwan Iran bahkan telah mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam pesawat tempur berawak yang terbang tunggal atau dalam skuadron.

Seorang komandan senior Iran mengatakan pada Oktober 2022 bahwa 22 pemerintah asing tertarik untuk membeli pesawat tanpa awak Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.