Semoga Bukan Flu Burung, Kemenkes: Kematian Unggas di Riau Tidak Berdampak Peningkatan Kasus
Sabtu, 11 Mar 2023, 00:07 WIBJakarta - Semoga bukan flu burung, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tidak ada peningkatan kasus yang signifikan berkaitan dengan matinya ratusan unggas secara mendadak di Kecamatan XIII Koto Kampar, Provinsi Riau.
"Kami melakukan penyelidikan epidemiologi untuk peternak, sedangkan hewan ternaknya oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Kasus Kalimantan Selatan kejadiannya di bulan Februari dan tidak ada peningkatan kasus yang signifikan," kataKepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Jumat.
Menurut dia Kemenkes dan Kementan sedang melakukan uji sampel, apakah ada dugaan flu burung (H5N1) atau tidak dalam kejadian itu.
"Kalau unggas ini di Kementan yang akan melakukan penanganan pertama," katanya.
Hingga saat ini uji sampel unggas yang mati mendadak tersebut telah dikirim ke Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatra Barat untuk diperiksa.
Hingga saat ini, kata Siti NadiaTarmizi, belum ada laporan terkait transmisi penularan virus H5N1 tersebut dari hewan ke manusia.
Sebelumnya, Pemprov Kalsel telah membentuk tim "outbreak investigation" di sentra peternakan 13 kabupaten/kota di wilayah tersebut untuk mencegah flu burung clade 2.3.4.4b di wilayah setempat meluas ke sejumlah kabupaten/kota.
Dugaan penyakit flu burung di Kabupaten Hulu Sungai Utara yang terdeteksi pada akhir 2022 sudah tidak ada lagi kasus positif flu burung pada unggas.
Berita Terkait:
-
Pemkot Gelar Gebyar Bandung Utama demi Dekatkan Layanan Publik kepada Warga
-
Warga Banyumas Mengeluh karena Harga-harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik
-
Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan Digelar di Balai Karantina
-
Agar Tepat Sasaran, KKP Identifikasi Korban Gempa dari Kalangan Nelayan di NTT
-
Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran
-
2 Bulan Antrean Berular di SPBU, Pertamina Sulawesi Bongkar Biang Kerok dan Gandeng Satgas
-
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 734 Orang, 2.498 Masih Hilang Usai Gletser Runtuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.