Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berdayakan Prajurit yang Ada, TNI dan Polri Tidak Tambah Pasukan Untuk Bebaskan Pilot Susi Air

📅 Sabtu, 11 Mar 2023, 20:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berdayakan Prajurit yang Ada, TNI dan Polri Tidak Tambah Pasukan Untuk Bebaskan Pilot Susi Air Doc: ANTARA/Evarukdijati
Ket. Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring.

Agats - Berdayakan pasukan yang ada. Danrem 172 PWY Brigjen TNI JO Sembiring menegaskan tidak ada penambahan pasukan untuk membebaskan sandera Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru.

"Kami lebih memberdayakan prajurit yang ada saat ini," kataJO Sembiring menjawab pertanyaan ANTARA, di Jayapura, Sabtu.

Terkait insiden yang terjadi di Dekai, iamengakutelah melakukan penambahan pasukan namun itu merupakan prajurit yang berada di bawah Korem 172.

Ia mengatakan TNI bersama Polri terus bersinergi untuk membebaskan sandera yang berprofesi sebagai Pilot Susi Air. "Egianus Kogoya, diminta menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya membunuh warga sipil," paparnya.

Dia memintaEgianus Kogoyajangan menyakiti masyarakatkarena mereka ingin hidup bebas tanpa diliputi rasa ketakutan.

"Saya sudah perintahkan kepada prajurit untuk bertindak profesional dan terukur sehingga yang masuk dalam DPO yang ditangkap. Jangan lakukan kekerasan kepada masyarakat karena mereka takut terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) " katanya..

Dia menambahkan data kekerasan yang dilakukan KKBPimpinan Egianus Kogoya sudah terdata dan jumlahnya cukup banyak.

ia mengatakan kepolisian sudah memiliki data terkait aksi kejahatan yang dilakukan Egianus sehingga sehingga dia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), tegasnya.

Hal senada diungkapkan Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani yang mengaku lebih menerjunkan personel satgas dalam upaya pencarian dan pembebasan Pilot SusiAir yang disandera .

"Tidak ada penambahan personel dan lebih mengedepankan anggota yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.