Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riana Sari Tinjau Sosialisasi Bahaya Narkoba kepada Siswa SMA

📅 Jumat, 10 Mar 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Riana Sari Tinjau Sosialisasi Bahaya Narkoba kepada Siswa SMA Doc: diskominfotik.lampungprov.go.id

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, disambut meriah oleh ratusan siswa dari berbagai SMA, SMK dan SMP Negeri di Bandar Lampung saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, Rabu (8/3).

Pada kegiatan tersebut, Ibu Iriana Joko Widodo bersama ibu-ibu dari Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) memberikan pengarahan kepada generasi muda emas di Provinsi Lampung terkait bahaya narkoba dan peduli lingkungan.

Kegiatan juga diisitalk showbebas narkoba dengan narasumber Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, dr Amrita Devi, SpKJ, MSi dan group musik Ran.

Kemudian untuk tema peduli lingkungan,talk showmenghadirkan komunitas Gajahlah Kebersihan dari Lampung, dan Pandawara dari Bandung yang berbicara tentang sosialisasi penanggulangan sampah. Adapun MC atau moderator dipandu langsung oleh pembawa acara Indy Barends.

Untuk menambah meriah suasana, Ibu Iriana Joko Widodo membagikandoorprizeberupa sepeda kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar bahaya narkoba dan peduli lingkungan.

Sebelumnya, Ibu Iriana bersama rombongan OASE KIM juga mengunjungi SDN 2 Rawa Laut Bandar Lampung, untuk mensosialisasikan program pendidikan berkarakter yang ditanamkan sejak dini.

Masih dalam rangka mendampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama OASE KIM, Riana Sari Arinal juga mengajak rombongan untuk mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Klas II A Bandar Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Iriana bersama anggota OASE KIM meninjau kegiatan pembinaan keterampilan bagi para warga binaan di lapas tersebut.

"Di sini kita menghadiri di lapas, ternyata warga binaan ini sangat senang sekali sudah ada pembinaan, masing-masing bisa punya keterampilan," ucap Ibu Iriana usai peninjauan.

Ibu Iriana berharap agar nantinya, warga binaan yang sudah bisa meninggalkan lapas dapat hidup mandiri dengan menggunakan keterampilan yang diperoleh. "Nanti keluar dari sini bisa mandiri," ucap Ibu Iriana.

Adapun keterampilan yang diberikan pada warga binaan tersebut diantaranya keterampilan dalam membuat tapis, kerajinan tradisional sulam benang asal Lampung. Loemongga menyebut para warga binaan di sana diajarkan untuk membuat tapis yang lebih modern. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.