Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren dan Membanggakan, Indonesia Tampilkan Praktik Baik Kesetaraan Gender di PBB

📅 Jumat, 10 Mar 2023, 00:48 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sidang tahunan tersebut merupakan platform untuk belajar dan berbagi wawasan, praktik baik, dan gagasan yang dapat lebih mendukung peran dan partisipasi perempuan. Hal itu dimulai dari langkah kecil yang mampu berubah menjadi lompatan besar untuk pemberdayaan perempuan di seluruh dunia.

Sejumlah upaya untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, diantaranya Kowani telah menyelenggarakan Kowani Fair sejak 1999 untuk memberikan fasilitasi, mediasi, serta mengajak perempuan pelaku UMKMuntuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya, agardapat memberikan sumbangsih nyata dalam menggerakkan perekonomian bangsa.

Pada saat pandemi COVID-19, Kowani tetap menyelenggarakan Kowani Fair secaraonlineatau melalui Zoom dengan memberikan pelatihan cara berjualan di loka pasar, mulai dari membuat foto hingga keterangan produk, agar mereka bisa berjualan di loka pasar (marketplace)

Sidang ke-67 CSWdibuka oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres yang menyampaikan bahwa hasil pertimbangan komisi tentang tema prioritas sesi ke-67 akan berupa kesimpulan yang disepakati, untuk dinegosiasikan oleh semua negara anggota.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB juga menyampaikan hak perempuan telah disalahgunakan, diancam, dan dilanggar di seluruh dunia. Oleh karena itu, kesetaraan gender tidak tercapai selama 300 tahun jika masih berada di jalur yang sama. Perlu ada perubahan dengan pemanfaatan teknologi digital untuk mencapai kesetaraan gender.

Gutteres menjelaskan kemajuan yang diraih selama beberapa dekade terakhir, lenyap dengan tiba-tiba karena budaya patriarki yang muncul kembali. Seperti yang terjadi di Afghanistan,yang mana hak dan peran perempuan serta anak perempuan telah dihapus dari kehidupan publik. Bahkan di banyak negara, hak seksual dan reproduksi perempuan telah dihapuskan.

Sekjen PBB juga menyebut para remaja perempuan juga berisiko mengalami penculikan dan penyerangan di banyak tempat. Pandemi COVID-19 juga menyebabkan adanya kemunduran lain, yakni meningkatnya angka kematian ibu.

"Juga memaksa anak perempuan menikah dan membuat mereka tidak bersekolah. Sementara itu, ibu dan pengasuh anak kesulitan mendapatkan pekerjaan," kata Gutteres lagi

Komisi Status Perempuan juga menyorot pada kesenjangan gender dalam teknologi dan inovasi. Topik itu relevan karena perempuan dan anak perempuan adalah kaum yang dinilai tertinggalketika teknologi telah melaju ke depan.

Sebanyak tiga miliar orang masih belum terhubung ke internet dan mayoritas dari mereka perempuan dan anak perempuan di negara berkembang. Bahkan, di negara kurang berkembang hanya 19 persen perempuan yang bisa mengakses internet.

"Secara global, anak perempuan dan perempuan merupakan sepertiga dari siswa di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika," demikian Gutteres.

Perjuangan kesetaraan genderbisa jadi masih panjang. Namun, setiap langkah yang diayunkan hari ini bakal dirasakan dampaknya oleh setiap perempuan pada esok hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.