Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usut dan Tindak Tegas, BKSDA Sultra Gagalkan Penyeludupan 64 Ekor Satwa Langka Asal Wakatobi

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usut dan Tindak Tegas, BKSDA Sultra Gagalkan Penyeludupan 64 Ekor Satwa Langka Asal Wakatobi Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Tim BKSDA Sultra bersama KPPP Kendari memperlihatkan kotak kardus yang berisi satwa langka jenis burung kacamata asal Wakatobi.

Kendari - Usut dan tindak tegas. Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggagalkan penyeludupan satwa langka jenis burungkacamataasal Kabupaten Wakatobisebanyak 64 ekor.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDAProvinsi Sultra La Ode Kaidadi Kendari, Rabu, mengatakan pihaknya menggagalkan penyeludupan itu berawal dari informasi masyarakat mengenai kegiatan pengiriman satwa langka itu dari Pelabuhan Wanci, Kabupaten Wakatobi, menuju Pelabuhan Kota Kendari, melaluikapal lautKMNapoleon 777.

"Kami berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnyaKesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) untukmenindaklanjuti laporan itu denganmelakukan pengecekan di kapal tersebut di Pelabuhan Kendari pada hari Selasa sekitarpukul 18.30 WITA," ujarKaida.

Dia menuturkan saat pihaknya melakukan pemeriksaan tersebutditemukan sebanyak 64 ekor jenis burung spesieszosteropsconnsobrinorum itutersimpan dalam kotak kardus.

"Kami temukan burung-burung itubeserta sangkarnya dalam kotak kardus di kapal tersebut, namun tidak diketahui siapa pemilik burung tersebut," ujarnya..

Saat itu juga, kata dia, pihaknya langsung membawa burung-burung itu ke Kantor BKSDA Sultra untuk dilakukan identifikasi satwa dan mengumpulkan informasi terkait penyeludupan burung itu.

"Kami melakukan koordinasi dengan Balai Taman Nasional Wakatobi, setelah dilakukandiidentifikasi nanti, burung-burung endemikitu akan dilepasliarkan kembali kehabitatnya di Wakatobi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.