Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Duka yang Mengenaskan, Pangdam I/BB: Tim Kembali Temukan 11 Jenazah Korban Longsor di Natuna

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 18:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka yang Mengenaskan, Pangdam I/BB: Tim Kembali Temukan 11 Jenazah Korban Longsor di Natuna Doc: ANTARA/HO
Ket. Anggota TNI, Polri, Damkar dan relawan mengangkat kantong berisi jenazah korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Genteng, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (8/3/2023).

Medan - Berita duka yang mengenaskan. Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin menyatakan Tim Satgas gabungan kembali menemukan 11 jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pangkalan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

"Di hari keempat pencarian ada 11 jenazah baru yang berhasil diangkat dari timbunan tanah longsor di Desa Pangkalan," kataAchmad melalui seluler di Medan, Sumut, Kamis.

Pangdam menjelaskan ke-11 jenazah tersebut ditemukan dengan menggunakan bantuan alat berat jenis ekskavator guna mencari korban tertimbun longsor. Namun sebelas korban ini masih didata dan hingga kini belum diidentifikasi oleh Tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan dan Serasan Timur, Kabupaten Natuna.

Sebelumnya hari ketiga pencarian ditemukan 10 orang jenazah pada Rabu (8/3) atas nama Evan, Ikhsan, Noval, Kalfin, Wawan Setiawan, Bebenza, Hasmarullah, Fani, Hermandi, dan Jannati. Sedangkan hari kedua pencarian Tim Satgas gabungan menemukan enam orang jenazah pada Selasa (7/3) atas nama Susi Rianti, Delta Yuharni, Juhaima, Murni AB, Masriyati, dan Abdillah.

Pada hari pertama Tim Satgas gabungan terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan, menemukan lima orang jasad korban pada Senin (6/3) atas nama Rianti, Dirga Bin Efan, Fadil Endri, Darman K, dan Abdul Kadir.

"Sampai sore tadi total sudah 32 jenazah yang berhasil diangkat dari timbunan longsor di Desa Pangkalan, Serasan, Natuna," ungkap Achmad.

Pangdam juga mengaku batas waktu pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pangkalan ini dimulai pukul 8.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Terdapat 1.216 orang mengungsi akibat bencana tanah longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Senin (6/3) tersebut.

Pengungsi itu tersebar di empat titik terdiri atas pos lintas batas negara 219 orang, Puskesmas Serasan 215 orang, Pelimpak serta Masjid Al Furqon 500 orang, dan SMA 1 Serasan 282 orang.

"Kita batas waktu cuma sampai jam 5 sore. Karena kemarin kan jam 5.30 sore hingga menjelang Maghrib masih terjadi juga pergerakan tanah. Masih labil tanahnya," ucap Pangdam.

Tim Satgas Tanggap Bencana Longsor Serasan dan Serasan Timur melalui pusat informasi korban bencana tanah longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Natuna, Kepulauan Riau, merilis nama-nama korban di Natuna Rabu (8/3) pukul 23.00 WIB.

Korban yang belum ditemukan sebanyak 33 orang atas nama:
1. Ermaliawati
2. Khalisa (anak)
3. Zaimah (lansia)
4. Eva Lestari
5. Susan
6. Said Iswan
7. Zaki (anak)
8. Bong Us alias Usman
9. Deh alias Dahlia
10. Ogi Manda
11. Cek As alias Asmarayati
12. Kak Salus alias Sahlia
13. Muslimin (lansia)
14. Suniman
15. Yunda (Anak Mila)
16. Faris (Anak Mila)
17. Zafa (Anak Mila)
18. Arya Marzia (Anak Mila)
19. Adek Bi
20. Ken Wahyu Ratri (Istri Beben)
21. Baim
22. Qisya Adelia
23. Diva (Anak)
24. Liza alias Dedek
25. Juwita
26. Yong Har
27. Yah Boh
28. Melvi (anak)
29. Hazlina
30. Rendra
31. Mursidi
32. Karmili
33. Happy Waskito

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.