• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ada-ada Saja. Ilmuwan Nama...

Ada-ada Saja. Ilmuwan Namai Senyawa Bakteri Pembunuh Jamur dengan Nama Aktor Keanu Reeves

Kamis, 09 Mar 2023, 17:02 WIB

JENA - Setelah penemuan senyawa bakteri tertentu yang bisa membunuh jamur, telah membangkitkan ingatan para ilmuwan di sebuah lembaga penelitian Jerman untuk menamai temuan mereka dengan nama aktor Hollywood yaitu Keanu Reeves yang pernah memerankan peran utama dalam film thriller John Wick.

Senyawa, yang oleh para peneliti disebut "keanumycins", melenyapkan jamur yang berbahaya bagi tanaman dan manusia dengan ketepatan yang mematikan.

Ket. Foto: Keanu Reeves — Sumber: EPA-EFE

"Keanu Reeves memainkan banyak peran ikonik di mana dia sangat efisien dalam 'menonaktifkan' musuhnya. Keanumycin melakukan hal yang sama dengan jamur," kata Dr Pierre Stallforth, salah satu peneliti dan profesor paleobioteknologi di Leibniz Institute for Natural Product Research and Infection Biology di Jena, Jerman.

Keanumycin adalah senyawa bakteri efektif melawan penyakit jamur tanaman dan jamur yang mengganggu manusia, menurut temuan yang diterbitkan dalam Journal Of The American Chemical Society pada Januari lalu.

"Keanumycin membuat lubang di permukaan patogen hingga 'berdarah' sampai mati," kata penulis utama studi tersebut, Dr Sebastian Gotze, seorang peneliti pasca-doktoral paleobioteknologi di Institut Leibniz.

Senyawa bakteri Keanumycin ampuh memberantas jamur Botrytis cinerea yang menutupi tanaman hydrangea atau tamanan lain seperti tomat dan stroberi. Mereka menemukan bahwa bakteri itu akan melubangi jamur, membebaskan hydrangea dari wabah dan juga membuktikan bahwa Keanumycins bekerja secara efektif melawan hama tanaman yang menyebabkan busuk jamur abu-abu dan menyebabkan kerugian panen yang besar setiap tahun.

Senyawa ini juga bekerja melawan Candida albicans, jamur alami dalam tubuh manusia yang kelebihan produksinya dapat menyebabkan infeksi.

"Senyawa alami dan biodegradable seperti Keanumycin bisa menjadi alternatif penting untuk pestisida dan antibiotik di tengah krisis anti infeksi," kata Dr Gotze, atau obat yang mencegah atau mengobati infeksi karena saat ini banyak jamur kebal terhadap obat dan zat yang telah digunakan untuk membunuhnya di masa lalu.

"Resistensi terhadap sebagian besar obat yang digunakan untuk mengobati penyakit menular menyebar ke seluruh dunia," kata Dr Gotze. "Jika fitopatogen jamur resisten terhadap fungisida, produksi tanaman Anda turun, yang dapat menyebabkan kelaparan dalam kasus yang ekstrem," imbuh dia.

Temuan para peneliti menunjukkan evolusi mikroba untuk melawan patogen predator, kata Dr Matthew Nelsen, seorang ilmuwan peneliti di Field Museum di Chicago, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

"Upaya sebelumnya telah berupaya mengeksploitasi produk alami semacam itu untuk digunakan manusia guna memerangi patogen hewan dan tumbuhan. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak organisme patogen - termasuk jamur - telah mengembangkan resistensi terhadap bahan kimia yang kita gunakan untuk melawannya," tutur dia.

"Akibatnya, kita perlu menemukan cara baru untuk mengakali atau meningkatkan mereka. Seperti Keanu Reeves dalam banyak perannya sebagai pembunuh yang mahir, molekul yang baru ditemukan juga dapat dengan sangat efisien, pada konsentrasi rendah, membunuh patogen jamur manusia yang berbeda, dengan melubanginya," imbuh dia.

Pada film waralaba terbaru John Wick yang dimulai penayangan perdananya di Singapura pada 23 Maret, Keanu Reeves berperan sebagai pensiunan pembunuh bayaran yang kembali untuk mengejar musuh-musuhnya.

Perusahaan hiburan Lionsgate, distributor film John Wick, sempat mengadakan forum tanya jawab di Reddit dengan Keanu Reeves selama akhir pekan, di mana mereka menggambarkan reaksi sang aktor terhadap penemuan yang dinamai menurut namanya itu.

"Mereka seharusnya menyebutnya John Wick," kata Keanu Reeves. "Tapi itu cukup keren… dan nyata bagi saya. Tapi terima kasih pada para ilmuwan. Semoga berhasil, dan terima kasih telah membantu kami," ucap Keanu Reeves. NYTIMES/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.