Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan yang Terseret Ombak Pantai Manulusu di Garut Belum Ditemukan

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 19:22 WIB | Oleh:
Wisatawan yang Terseret Ombak Pantai Manulusu di Garut Belum Ditemukan Doc: ANTARA/HO-Pol Airud Garut
Ket. Sejumlah petugas bersama masyarakat melakukan pencarian seorang wisatawan yang hilang terseret ombak di Pantai Taman Manulusu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (5/3).

GARUT - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap seorang wisatawan yang hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Manulusu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu.

"Korban masih belum ditemukan di sekitar lokasi," kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut AKP Anang Sonjaya saat dihubungi wartawan di Garut, Minggu petang.

Ia menuturkan korban diketahui bernama Faris (19) wisatawan lokal warga Garut yang berwisata bersama teman-temannya ke Pantai Manulusu salah satu objek wisata pantai di wilayah selatan Garut.

Korban, kata dia, saat berenang di pantai tersebut tiba-tiba ada ombak besar yang menyeretnya ke tengah lautan sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kejadiannya sekitar jam 10 pagi tadi, satu korban tenggelam sedang dilakukan pencarian," katanya.

Ia menyampaikan teman-teman korban sempat berupaya menolongnya saat diketahui ombak menyeret ke tengah lautan, namun upaya itu tidak berhasil hingga mereka meminta bantuan kepada nelayan setempat.

Selanjutnya, kata dia, nelayan maupun masyarakat dan petugas gabungan lainnya berupaya melakukan pencarian korban di sekitar lokasi tempat mereka berenang di pantai.

"Sekarang anggota Polairud dibantu Balawista dan warga setempat melakukan pencarian," katanya.

Sementara itu, Kabupaten Garut memiliki banyak tempat wisata pantai yang terbentang dari mulai perbatasan dengan Kabupaten Cianjur sampai Kabupaten Tasikmalaya.

Namun kawasan wisata pantai di Garut itu, berdasarkan laporan BPBD Garut merupakan daerah cukup berbahaya untuk aktivitas berenang, karena ombaknya besar, dan dinilai berbahaya ketika datang angin kencang dan gelombang laut tinggi.

Pemerintah daerah sudah memasang sejumlah rambu-rambu bahaya di kawasan pantai di Garut, bahkan pemerintah juga sudah membentuk tim Balawista untuk siaga di objek wisata pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.