Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tingkatkan Anggaran Militer untuk Hadapi Ancaman Eksternal

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 14:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Tingkatkan Anggaran Militer untuk Hadapi Ancaman Eksternal Doc: CNA/AFP/Vyacheslav Oseledko
Ket. Seorang tentara Tiongkok memegang bendera negaranya.

BEIJING - Tiongkok mengumumkan peningkatan pengeluaran militernya, Minggu (5/3), sambil memperingatkan tentang "meningkatnya" ancaman dari luar negeri.

Peningkatan anggaran pertahanan terbesar kedua di dunia terjadi ketika para pemimpin Tiongkok mengatakan akan menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen untuk tahun mendatang.

Ketika negara Tirai Bambu itu mengumumkan anggaran 1,55 triliun yuan (US$225 miliar), Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang mengatakan kepada delegasi Kongres Rakyat Nasional (NPC) bahwa "upaya eksternal untuk menekan dan menahan Tiongkok meningkat".

"Angkatan bersenjata harus mengintensifkan pelatihan militer dan kesiapan di seluruh bidang," katanya.

Militer, kata dia, harus "mengabdikan energi yang lebih besar untuk pelatihan dalam kondisi pertempuran, dan ... memperkuat kerja militer di semua arah dan wilayah".

Kenaikan belanja pertahanan tahun ini menandai kenaikan satu digit kedelapan berturut-turut.Seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada rincian pengeluaran yang diberikan, hanya jumlah keseluruhan dan tingkat kenaikannya.

Beijing disebut gugup menghadapi tantangan di garis depan, mulai dari Taiwan hingga misi angkatan laut dan udara AS di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan di dekat pulau-pulau yang diduduki Tiongkok.

Agustus lalu, Tiongkok menggelar latihan perang di dekat Taiwan sebagai resspons kemarahan atas kunjungan Ketua DPR AS saat itu Nancy Pelosi ke Taipei.

Li Mingjiang, profesor di S Rajaratnam School of International Studies di Singapura, mengatakan, pengeluaran pertahanan Tiongkok yang melebihi perkiraan pertumbuhan ekonomi menunjukkan negara itu mengantisipasi tekanan yang lebih besar di lingkungan keamanan eksternalnya, terutama dari AS dan masalah Taiwan.

"Pemimpin Tiongkok jelas mengintensifkan upaya mempersiapkan negara secara militer untuk menghadapi semua potensi tantangan keamanan, termasuk situasi tak terduga," katanya.

Tiongkok, dengan personel militer terbesar di dunia, sibuk menambahkan perangkat keras baru, termasuk kapal induk dan pesawat tempur siluman.

Beijing mengatakan pengeluaran militernya untuk tujuan pertahanan adalah persentase yang relatif rendah dari PDB-nya dan para kritikus ingin menjelekkan Tiongkok sebagai ancaman bagi perdamaian dunia.

"Angkatan bersenjata harus mengintensifkan pelatihan dan kesiapan militer secara menyeluruh, mengembangkan panduan strategis militer baru, mencurahkan energi yang lebih besar untuk pelatihan dalam kondisi pertempuran dan melakukan upaya terkoordinasi dengan baik untuk memperkuat kerja militer di semua arah dan wilayah," kata Perdana Menteri Li.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.