Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknologi Lasik Bebas Sayatan untuk Normalkan Mata Minus  

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 20:54 WIB | Oleh:
Teknologi Lasik Bebas Sayatan untuk Normalkan Mata Minus   Doc: ISTIMEWA
Ket. Teknologi lasik

JAKARTA - Mata minus menjadi salah satu jenis kelainan refraksi yang prevalensinya terus meningkat. Studi menyebut, sekitar 40 persen dari populasi dunia (3,3 miliar orang) akan menderita miopia pada 2030 mendatang. Bahkan, diprediksi akan berjumlah lebih dari setengah populasi dunia (4,9 miliar orang) pada 2050.

Infodatin, Kementerian Kesehatan pada 2018 mengeluarkan laporan berjudul Situasi Gangguan Penglihatan. Laporan tersebut memperlihatkan prevalensi kebutaan di Sulawesi Selatan mencapai 2,6 persen atau hanya sedikit di bawah rata-rata nasional 3,0 persen.

"Data tersebut juga mencantumkan angka kebutaan akibat gangguan refraksi di Sulawesi Selatan menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi-provinsi lainnya. Artinya, keberadaan fasilitas kesehatan untuk menangani kelainan refraksi pun semakin krusial," kata Direktur PT Orbita. Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K) di dalam konferensi pers daring, Minggu (5/3).

Salah satu langkah untuk menangani mata minus adalah Laser-Assisted In-Situ Keratomileusis (LASIK) yakni prosedur bedah menggunakan laser yang bertujuan untuk bebas dari kacamata dan lensa kontak. Waktu tindakan dan pemulihan yang cenderung cepat menjadi keunggulan langkah ini.

"Meski demikian, kekhawatiran terhadap tindakan LASIK masih kerap muncul di tengah masyarakat, adanya efek samping setelah tindakan seperti mata kering," ungkapnya.

Untuk memberikan layanan terhadap gangguan penglihatan, JEC Eye Hospitals & Clinics, melalui Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar meluncurkan layanan terbaru ReLEx® Smile kependekan dari ReLEx® Smile (Refractive Lenticule Extraction, Small Incision Lenticule Extraction).. Layanan teknologi bedah laser refraktif ini diluncurkan untuk mengoreksi mata minus (miopia) dan mata silinder (astigmatisme) pasien.

Kelebihan ReLEx® Smile pasien hanya mengalami minimal invasi, tanpa pisau, dan tidak memerlukan pembuatan flap pada kornea. Dengan hadirnya layanan tersebut di Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar maka pasien wilayah itu bisa mendapatkan teknologi laser canggih saat ini.

"Hadirnya ReLEx® Smile menjadi keberlanjutan upaya Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar sebagai bagian dari jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics untuk menghadirkan fasilitas penunjang kesehatan mata berteknologi terdepan," ujar dr. Habibah

Dr. Mirella Afiffudin, M.Kes, Sp.M selaku Kepala Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar, menjelaskan, sebagian besar penderita mata minus, dan kelainan refraksi lainnya, sangat bergantung pada kacamata atau lensa kontak untuk melihat lebih jelas. Ketergantungan pada alat bantu penglihatan tersebut tentunya mengganggu kehidupan mereka sehari-hari

"ReLEx® Smile yang JEC-Orbita @ Makassar yang baru kami luncurkan ini menjadi alternatif masyarakat untuk mengembalikan penglihatan dengan bebas kacamata atau lensa kontak dengan menawarkan keamanan dan kenyamanan yang optimal," ucapnya.

Layanan ReLEx® Smile dengan mesin Visumax 500 dari Zeiss merupakan layanan dengan teknologi laser tercanggih yang memiliki tiga keunggulan utama. Pertama, performa lebih cepat karena teknologi ini menggunakan laser femtosecond sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu tindakan menjadi jauh lebih singkat tercatat bisa diselesaikan hanya dalam waktu 22-23 detik.

Keunggulan kedua, lebih nyaman sehingga pasien tidak mengalami kecemasan dengan durasi pengerjaan lebih cepat dan rasa sakit yang minimum (painless) setelah tindakan selesai. Keunggulan ketiga, prosedur flapless dilakukan tanpa pembuatan sayatan atau flap pada kornea mata menjadikan pasien tidak rentan mengalami trauma mata pasca tindakan.

"ReLEx® Smile sendiri dapat digunakan untuk menangani kondisi mata minus maupun kombinasi antara minus dan silinder, dengan ukuran -0.5 Diopter sampai dengan -10 Diopter," terang di Mirrela.

Dibandingkan metode LASIK yang memiliki dua tahapan dalam menangani kelainan refraksi, laser femtosecond pada ReLEx® Smile bekerja langsung di dalam lapisan stroma kornea. Di sini dibentuk lenticule sesuai dengan ukuran kelainan refraksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Bantai Persikad Depok 4-0, PSMS Medan Tunjukkan Taringnya

42 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.