Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Gunungkidul Bangun Infrastruktur Kelok 18 Tumbuhkan Ekonomi

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 23:54 WIB | Oleh:
Pemkab Gunungkidul Bangun Infrastruktur Kelok 18 Tumbuhkan Ekonomi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Pemkab Gunungkidul melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung sektor pariwisata.

GUNUNG KIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan membangun infrastruktur jembatan Kelok 18 Gunungkidul-Bantul melalui Purwosari dan Parangtritis dengan sistem tahun jamak dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Irawan Jatmiko di Gunungkidul, Minggu, mengatakan tahapan proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat ini mulai memasuki tahap lelang.

"Sesuai dengan LPSE KemenPUPR demikian (memasuki tahap lelang). Pembangunan jembatan Kelok 18 Gunungkidul-Bantul dari KemenPUPR," kata Irawan Jatmiko.

Seperti diketahui, Kelok 18 digadang-gadang menjadi destinasi wisata baru karena pemandangan ketinggian antara Girijati dengan Bantul. Dinilai akan menarik perhatian wisatawan karena ketinggian Girijati dengan Bantul sangat ekstrim. Berbeda dari yang ada di Sumatra karena cukup membutuhkan 9 kelok, sementara di Gunungkidul 18 kelok.

Ia mengatakan berdasarkan laman LPSE KemenPUPR, pada 10 Maret 2023 tahapan penetapan pemenang lelang. Masa sanggah dijadwalkan 11 Maret, kemudian surat penunjukan penyedia barang dan jasa 16 Maret dan 20 Maret 2023 penandatanganan kontrak.

"Untuk nilai kontrak kamu belum bisa menyampaikan karena LPSE KemenPUPR gangguan," katanya.

Menurut Irawan tidak banyak yang dipersiapkan Pemkab Gunungkidul menjelang pembangunan. Pemberian uang ganti rugi selesai dilaksanakan 2018. Secara geografis, jembatan penghubung tersebut nantinya melalui dua padukuhan masing-masing Watugajah dan Padukuhan Parangrejo.

"Lokasi yang dibebaskan lahan pertanian bukan pemukiman," katanya.

Setelah selesai pembangunan Kelok 18, maka akan tersambung dengan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Gunungkidul, tinggal menunggu sisi barat terkoneksi dengan Parangtritis Bantul. Kelok 18 tepatnya nyambung ke jalan dekat Balai Padukuhan Watugajah, Kalurahan Girijati, Kapanewon/Kecamatan Purwosari.

"Proyek dengan skema anggaran tahun jamak. Kami berharap dapat menjadi trigger percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Mohammad Arif Aldian mengatakan jika terealisasi keberadaan Kelok 18 diyakini membawa dampak positif bagi dunia pariwisata. Hal ini dikarenakan akan ada integrasi wisata antar daerah dan kerja sama wisata.

"Kami terus menjalin komunikasi dengan Dispar Bantul. Akan dilihat seperti apa nanti, mengikuti perkembangan," kata Arif Aldian.

Menurutnya kendala infrastruktur jalan bisa ditangani dengan adanya Kelok 18. Selama ini jalur dari dan menuju destinasi wisata pantai Selatan di Gunungkidul cukup ekstrim.

"Kami berharap kawasan ekonomi khusus pariwisata di beberapa kecamatan seperti Panggang, Saptosari ke arah barat dapat ikut terdongkrak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.