Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima desa di Sitaro Rawan Dampak Awan Panas Guguran Gunung Karangetang

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 23:56 WIB | Oleh:
Lima desa di Sitaro Rawan Dampak Awan Panas Guguran Gunung Karangetang Doc: ANTARA/HO-Pos PGA Karangetang
Ket. Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

Kabupaten Kepulauan Sitaro - Sebanyak lima desa dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, rawan terdampak awan panas guguran dari Gunung Karangetang.

"Sekarang ini guguran lava pijar mengarah ke beberapa kali yang ada di sektor barat dan sektor timur," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang Kabupaten Sitaro Yudia P. Tatipang di Manado, Sabtu (5/3).

Di sektor barat, terdapat Kali Batang yang melewati permukiman Desa Dompase, Kecamatan Siau Tengah, Kali Beha Barat melintasi Desa Mini, Kecamatan Siau Barat Utara, dan Kali Timbelang mengarah ke Desa Lehi, Kecamatan Siau Barat .

Di sektortimur, terdapat Kali Batu Awang yang melintasi Dusun Kola-Kola, Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur serta Kali Kahetang melewati Dusun Bolo, Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur.

"Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang saat ini memang mengarah ke kali atau sungai-sungai tersebut, dan yang harus diwaspadai adalah awan panas guguran. Apalagi, awan panas ini akan meluncur deras dengan suhu tinggi ke permukiman yang ada di sekitar kali," katanya.

Dia menyebutkan dampak dari aktivitas vulkanik GunungKarangetang saat ini, warga yang bermukim di Dusun Kola-Kola diungsikan ke museum karena khawatir terdampak awan panas guguran seperti pada 2015.

"Karena itu kami terus berharap warga mematuhi radius bahaya Gunung Karangetang yang telah dikeluarkan Pusat vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral," katanya.

Data pengamatan Pos Gunung Api Karangetang pukul 12.00-18.00 Wita, jarak luncur guguran lava ke arah Kali Batang sekitar 1.800 meter, ke arah Kali Timbelang dan Beha Barat sekitar 750-1.750 meter, sedangkan ke arah Kali Batuawang dan Kali Kahetang sekitar 700-2.000 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.