Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Pergoki Kapal Tiongkok Masuk ke Wilayah Teritorialnya

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Pergoki Kapal Tiongkok Masuk ke Wilayah Teritorialnya Doc: ANTARA/ChinaMilitary
Ket. Ilustrasi - Penampakan Hohhot (Hull 161), kapal perusak kawal rudal milik Komando Armada Selatan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), saat berpatroli di perairan Laut Tiongkok Selatan pada Kamis (20/8/2020) pagi.

MANILA - Pemerintah Filipina mengungkapkan pihaknya memergoki sebuah kapal angkatan laut Tiongkok dan puluhan kapal milisi di sekitar sebuah pulau yang dikuasai Filipina namun disengketakan di Laut Tiongkok Selatan di tengah ketegangan teritorial di wilayah itu kian meningkat.

Polisi Penjaga Pantai Filipina mengatakan 42 kapal yang diyakini diawaki milisi maritim Tiongkok terlihat di pulau Thitu, sementara kapal angkatan laut Tiongkok dan kapal penjaga pantai terlihat bergerak perlahan di wilayah perairan sekitarnya.

Kedutaan besar Tiongkok di Manila belum memberikan komentar mengenai hal tersebut.

Thitu yang berada pada KepulauanSpratly adalah pos terluar penting yang paling besar dan strategis milik Manila di Laut Tiongkok Selatan yang luas diklaim oleh Beijingdan sejumlah negara lainnya.

Presiden Ferdinand Marcos Jr pekan lalu berkata bahwa Filipina 'tidak boleh kehilangan satu inci pun' wilayahnya ketika negara di Asia Tenggara itu memprotes aktivitas agresif Tiongkok di laut itu.

DisebutPag-asa di Filipina, Thitu terletak sekitar 480 km sebelah barat Provinsi Palawandi Filipina barat. Pulau berpenghuni 400 orang, termasuk tentara dan polisi itu digunakan Manila sebagai dasar mempertahankan klaim teritorialnya.

Para pakar mengatakan armada kapal penangkap ikan dan penjaga pantai Tiongkok menjadi sangat penting bagi ambisi strategis Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan. Tiongkok terus mempertahankan keberadaannyadi sana sehingga menyulitkan aktivitas penangkapan ikan dan energi lepas pantai oleh negara-negara pantai lainnya.

"Kehadiran mereka yang ilegal jelas tidak konsisten dengan hak lintas damai dan terang-terangan melanggar integritas teritorial Filipina," kata pasukan penjaga pantai Filipina.

Bulan lalu Marcos memanggil duta besar Tiongkok untuk menyampaikan keluhan mengenai intensitas dan frekuensi aktivitas Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan.

Pemerintah Filipina sudah mengajukan 77 keluhan atas aktivitas Tiongkok di laut tersebut, termasuk tuduhan bahwa sebuah kapal penjaga pantai Tiongkok pada 6 Februari menyorotkan laser militer ke salah satu kapal penjaga pantai Filipina yang sedang mengirim pasokan.

Tiongkok mengklaim kedaulatan atas Spratly, sementara Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga sama-sama mengklaim sebagian atau seluruh pulau di kepulauan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.