Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

35 SD Negeri Bekasi Masih Terendam

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
35 SD Negeri Bekasi Masih Terendam Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kondisi SDN 01, 03, 04 Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terendam banjir, Kamis (2/3).

BEKASI - Sebanyak 35 SD dan lima SMP hingga Jumat (3/3) di Kabupten Bekasi masih terendam banjir. Kondisi ini cukup mengganggu proses belajar sehingga ada yang harus sekolah daring dari rumah. "Murid-murid belajar di rumah. Sekolah dengan kondisi masih memungkinkan, dilakukan belajar secara daring," kata Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Dia mengatakan kebijakan belajar di rumah diterapkan samabil menunggu kondisi banjir reda. Jika dalam kurun seminggu ke depan air belum surut, pemerintah daerah akan memfasilitasi pembelajaran di luar gedung sekolah. Bupati telah menginstruksikan Dinas Pendidikan menyiapkan skema belajar alternatif dengan memfasilitasi pembukaan sekolah-sekolah darurat di gedung-gedung milik publik.

"Sekolah darurat menjadi opsi. Ini bisa di balai desa, masjid, atau bangunan lain yang memungkinkan," ujar Dani. Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan penanganan banjir terus dilakukan secara optimal. Ini melibatkan segenap perangkat daerah, dibantu para relawan serta masyarakat. "Pemkab juga
mengupayakan agar anak-anak tetap bisa belajar secara di tengah kondisi darurat," tandas Dani.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Yudi, menuturkan lokasi puluhan SD Negeri yang terendam banjir merata hampir di setiap kecamatan, meski genangan mulai surut. "Sudah ada sekolah yang kering sehingga siswa kembali belajar di ruang kelas," ucapnya.

Namun, memang masih ada ratusan pelajar yang terpaksa melanjutkan kegiatan belajar di rumah masing-masing karena kondisi sekolah masih terendam. Ini sesuai dengan imbauan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.