Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bencana Hujan Lebat, Delapan Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Tergerus Tanah Longsor

📅 Senin, 27 Feb 2023, 21:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bencana Hujan Lebat, Delapan Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Tergerus Tanah Longsor Doc: istimewa
Ket. Tebing setinggi 30 meter dengan panjang 20 meter di Kampung Gudang, Desa Ciheulangtonggoh, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang longsor akibat tergerus aliran Sungai Ciheulang.

Sukabumi, Jabar - Sebanyak delapan rumah di Kampung Gudang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tergerus tanah longsor dalam dua hari berturut-turut yakni pada Minggu (26/2) malam dan Senin (27/2).

"Tidak ada korban jiwa pada kejadian tanah longsor yang terjadi pada Minggu dan Senin tersebut, namun sebanyak delapan Kepala Keluarga (KK) di Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, harus kehilangan tempat tinggalnya," kata Manager Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Senin (27/2).

Informasi yang dihimpun dari petugas penanggulangan bencana, tanah longsor awalnya terjadi pada Minggu malam. Tebing yang berada di bantaran Sungai Ciheulang dengan tinggi 30 meter dan panjang 20 meter longsor karena bagian bawah terkikis oleh arus sungai.

Pada Minggu malam, tidak ada rumah yang terdampak bencana ini hanya beberapa terancam. Namun pada Senin terjadi longsor susulan yang mengakibatkan delapan rumah rusak berat.

Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) Ciheulangtongoh Lili Lesmana menambahkan bencana tanah longsor ini memang kerap terjadi di wilayah Ciheulangtongoh akibat pengikisan tebing oleh arus Sungai Ciheulang.

Meskipun tidak ada korban jiwa pada bencana longsor ini, namun pihaknya tetap mengimbau kepada warga yang rumahnya berada persis di bantaran sungai untuk tetap waspada dan jika berpotensi terjadi longsor susulan alangkah baiknya mengungsi untuk sementara waktu.

Pihaknya pun saat ini masih melakukan musyawarah dengan warga yang terdampak perihal rencana relokasi, mengingat saat ini hujan deras masih terus mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak dan sekitarnya yang bisa memicu terjadinya bencana longsor susulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.