Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Peduli Kesehatan, Dokter: Kepedulian Masyarakat Sumbar Periksa Ginjal Masih Rendah

📅 Senin, 27 Feb 2023, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Peduli Kesehatan, Dokter: Kepedulian Masyarakat Sumbar Periksa Ginjal Masih Rendah Doc: ANTARA/Miko Elfisha
Ket. Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi (Sp.PD-KGH) RSUP M. Djamil bersama perwakilan Prodia di Padang.

Padang - Ayo peduli kesehatan. Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi (Sp.PD-KGH) RSUP M. Djamil Padang, Sumatera Barat menilai kepedulian masyarakat untuk memeriksa ginjal secara rutin sebagai langkah preventif masih sangat rendah.

"Rata-rata masyarakat datang ke fasilitas kesehatan bila sudah merasakan gejala penyakit ginjal. Dan itu biasanya sudah kronis. Jarang sekali yang datang untuk pemeriksaan rutin sebagai upaya pencegahan," katanya di Padang, Minggu.

Ia mengatakan itu usai memberikan materi dalam Seminar Nasional dengan tema Mengenal Penyakit Ginjal Kronis yang digelar jaringan laboratorium klinik Prodia di Padang.

Menurutnya penyakit ginjal kronis bisa dicegah dengan deteksi dini melalui pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan. Dengan deteksi dini maka penatalaksanaan penanganan bisa lebih baik.

Namun kepedulian masyarakat untuk melakukan hal itu di Indonesia termasuk di Sumbar masih sangat rendah.

Padahal pengobatan untuk penyakit ginjal kronis membutuhkan biaya yang cukup besar. "Menilik data, penyakit ginjal merupakan salah satu komponen pembiayaan terbesar yang harus ditanggung oleh BPJS Kesehatan," ujarnya.

Ia mengapresiasi peran Prodia yang berupaya memberikan penyadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin termasuk ginjal kepada masyarakat melalui seminar yang digelar di Padang.

Ia berharap ke depan kesadaran masyarakat Sumbar akan tergugah sehingga penyakit-penyakit kronis bisa diantisipasi sejak awal sehingga kasusnya bisa ditekan.

Sementara pemateri lain, dr. Deka Viotra SpPD-KGH memberikan banyak informasi tentang mitos dan fakta tentang ginjal.

"Ada yang berfikir bahwa bila merasa sakit pinggang itu adalah sakit ginjal, tapi itu hanya mitos. Demikian juga pendapat jika menderita penyakit seperti darah tinggi yang meminum obat akan mengurangi fungsi ginjal. Itu juga tidak betul," katanya.

Product specialist Prodia, Matthew Justin menyebut Padang adalah kota kedua yang dipilih untuk seminar tentang kesehatan dalam rangkaian peringatan 50 tahun Prodia.

"Khusus di Padang kita ambil tema Mengenal Ginjal Kronis. Tujuannya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk pendeteksian dini penyakit kronis," ujarnya.

Dengan demikian nanti masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan bukan saat telah masuk fase kronis, sehingga bisa ditangani secara lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.